• Home
  • Kesehatan
  • Cegah Corona, IDI Minta Pembagian Masker Hindari Kumpulkan Massa

Cegah Corona, IDI Minta Pembagian Masker Hindari Kumpulkan Massa

Merdeka.com Senin, 23 Maret 2020 14:39 WIB
JAKARTA - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) meminta masyarakat ataupun instansi yang hendak membagikan masker atau hand sanitizer untuk menghadiri pengumpulan massa dalam satu titik. 

Menurut Ketua Umum PB-IDI dr. Daeng M. Faqih hal itu berpotensi dapat menjadi ajang penyebaran virus Corona secara luas.

"Metodenya jangan seperti itu, itu malah beresiko kan. Di satu sisi kita kan gak boleh berkerumun," kata Daeng M. Faqih kala dihubungi Liputan6.com, Senin (23/3/2020).

Daeng M. Faqih mengatakan, pihaknya mendukung upaya bagi-bagi masker ke masyarakat yang dilakukan beberapa pihak, namun caranya jangan sampai justru membuat semakin banyak orang tertular.

"Yang ideal itu mestinya (masker) didatangkan ya. Masyarakat itu social distancing-nya kan suruh tinggal di rumah tuh," ucapnya.

Ketua Umum IDI itu meminta bahwa pembagian masker bisa dilakukan dengan cara dari rumah ke rumah. Mengingat saat ini masyarakat tengah diminta untuk melakukan penjarakan sosial atau social distancing.

"Kalau menurut saya didatangi ke rumah-rumah (pembagiannya). Terutama pada rumah-rumah yang sudah masuk peta penelusuran kasus. Misalnya dia ditelusuri karena dia kontak dengan penderita, itu yang didatangi," imbauannya.

Sebelumnya diketahui, Polda Metro Jaya beserta sejumlah artis tanah air membagikan masker dan cairan sanitasi tangan atau hand sanitizer gratis di Pasar Tanah Abang. 

Dalam sebuah foto dan video menunjukkan pembagian dilakukan tanpa mengindahkan seruan social distancing. Hal ini terlihat dari banyaknya kerumunan massa saat pembagian tersebut.
Tags IDIVirus CoronaVirus Covid-19Virus Covid 19
Komentar