• Home
  • Kesehatan
  • Diskes Dumai Temukan Mie Basah Mengandung Boraks di Pasar Ramadhan

Diskes Dumai Temukan Mie Basah Mengandung Boraks di Pasar Ramadhan

Kamis, 16 Juni 2016 16:56 WIB
DUMAI - Dinas Kesehatan Kota Dumai temukan takjil yang dijual pedagang di pasar Ramadhan mengandung zat berbahaya boraks bersumber dari bahan baku mie basah yang diperoleh dari pabrik pengolahan.

Kepala Dinas Kesehatan Dumai, Paisal menyayangkan pabrik pengolahan mie basah mengandung bahan boraks tersebut karena merugikan pedagang kecil dan banyak orang yang mengkonsumsi makanan.

"Bahan makanan yang berasal dari mie basah mengandung boraks ini didapatkan pedagang dari pabrik pengolah, dan kita sudah menegur keras agar dan akan menindak tegas," kata Paisal, Kamis (15/6/16).

Menu berbuka puasa takjil Ramadhan yang disajikan pedagang di sejumlah Pasar Kaget di Kota Dumai mendapat pengawasan ketat dari Dinas Kesehatan Kota Dumai karena ada beberapa makanan dan minuman kedapatan menggunakan bahan berbahaya boraks.

Kandungan boraks pada menu makanan minuman berbahan mie basah ini diketahui saat petugas kesehatan melakukan pengecekan takjil ramadhan di pasar kaget setelah menerima informasi dari masyarakat.

Dari 38 sampel menu takjil ramadhan yang diambil tim pemeriksaan kesehatan di beberapa pasar kaget dan dilakukan uji laboratorium baru mengetahui ada dua produk yang mengandung zat berbahaya.

Pemeriksaan kesehatan takjil Ramadhan oleh petugas Dinkes di beberapa pasar kaget dengan mengambil sampel dan diuji di laboratorium menemukan kandungan boraks pada makanan berbahan mie basah.

"Masyarakat kita imbau untuk teliti dan cermat memilih takjil ramadhan yang akan dibeli untuk disantap hidangan berbuka puasa, agar terhindar dari kandungan zat berbahaya yang dapat merusak kesehatan," kata Paisal.

Dinas Kesehatan akan terus memantau peredaran takjil ramadhan di pasaran untuk memastikan produk makanan minuman yang dijual pedagang di pasar kaget aman dan bebas dari kandungan zat berbahaya.

(rdk/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Ramadhan
Komentar