Hasil Uji Labor BBPOM Riau Positif Ikan Sarden Kalengan Farmerjack Mengandung Cacing Gilig
Syawal Selasa, 20 Maret 2018 20:35 WIB
MERANTI - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) perwakilan Riau sudah melakukan pemeriksaan terhadap produk ikan sarden kalengan yang dikabarkan adanya dugaan mirip cacing di dalam kaleng ikan Sarden Mackarel merk Farmerjack dan sempat viral beberapa waktu lalu.
Hasilnya sangat mengejutkan, dimana setelah dilakukan pemeriksaan dan hasil uji laboratorium, produk asal negeri Tirai Bambu ini ternyata mengandung cacing Gilig (Filum Nematoda).
Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Perwakilan Riau melalui Seksi Pemeriksaan, Rita Aristia S.Farm mengatakan hasil tersebut didapat setelah mereka melakukan uji lab pada Senin (19/3/2018) lalu di Laboratorium BBPOM Riau di Pekanbaru.
"Setelah sampel ikan kaleng itu kami lakukan uji lab, ternyata positif memang ada cacing jenis Gilig dalam ikan kaleng merek FarmerJack. Sampel tersebut memiliki nomor batch yang berbeda," ujar Rita Aristia saat melakukan penelusuran produk ikan kaleng merek Farmer Jack di Distributor Surya Jaya Jalan Pengaram Kelurahan Selatpanjang Kota dan sejumlah swalayan di Selatpanjang, Selasa (20/3/2018).
Dalam penelusurannya, BBPOM perwakilan Riau didampingi Kasi Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Disperindagkop UKM Kabupaten Kepulauan Meranti, Hariadi dan pihak Dinas Kesehatan.
Rita juga mengatakan bahwa cacing Gilig juga berbahaya bagi tubuh manusia. Namun untuk memastikan lebih dalam dalam pihaknya masih menunggu keabsahan hasil uji lab dari BPOM RI.
"Dari jenisnya, cacing Gilig ini merupakan salah satu parasit yang bisa berkembang dalam tubuh manusia. Namun, kami belum tau dampaknya bagi kesehatan yang mengonsumsinya, untuk itu kami masih menunggu uji keabsahan dari BPOM RI," ujar Rita.
"Untuk makanan biasa kita sudah bisa melakukan uji lab sendiri di BBPOM Riau, di Pekanbaru, namun untuk produk Sarden ini cangkupan produknya luas makanya kita lakukan perbandingan atau uji keabsahan," ujar Rita lagi.
(hlc/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Polda Riau Tahan Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti Korupsi Alat Rapid Test
-
Sosial
Sekda Pimpin Rapat Pembentukan Forum TJSL Kepulauan Meranti
-
Sosial
Wabup Asmar Apresiasi Sosialisasi TPPO di Kepulauan Meanti 2021
-
Sosial
Sekda Kepulauan Meranti: Banyak Tenaga Honorer Bekerja Tidak Sesuai Keahliannya
-
Pendidikan
Bupati Kepulauan Meranti Resmi Kukuhkan Paskibraka 17 Agustus 2021
-
Sosial
Kabupaten Kepulauan Meranti Raih Penghargaan Peringkat Pratama KLA 2021

