• Home
  • Kesehatan
  • Isu Vaksin Palsu Bikin Jumlah Anak Imunisasi Menurun di Dumai

Isu Vaksin Palsu Bikin Jumlah Anak Imunisasi Menurun di Dumai

Kamis, 04 Agustus 2016 20:13 WIB
DUMAI - Para orang tua yang memiliki bayi mengaku cemas ketika membawa anaknya untuk mendapatkan imunisasi di Puskesmas atau di Posyandu. Penyebabnya terkait isu Vaksin Palsu di sejumlah daerah.

"Sejak vaksin palsu ini mencuat di sejumlah daerah berdampak pada penurunan tingkat kunjungan orangtua membawa anaknya imunisasi," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, Paisal, Kamis (4/8/16).

Menurut mantan Direktur RSUD Kota Dumai ini, para orangtua dinilai masih ragu dan cemas untuk membawa anak divaksin imunisasi karena takut dengan vaksin palsu.

Padahal, lanjut dia, pemerintah daerah melalui dinas kesehatan sudah menjamin bahwa tidak ada peredaran vaksin palsu di Dumai karena sudah dilakukan pemeriksaan dan uji petik di sejumlah sarana kesehatan swasta.

"Sejak Vaksin di Dumai sudah jelas tidak palsu dan pemerintah menjamin itu, karena sudah pernah dilakukan uji petik dan hasilnya nihil, sehingga orangtua tidak perlu merasa kuatir dan cemas," ucapnya.

Dia menambahkan, keberadaan vaksin imunisasi untuk anak di Kota Dumai yang tersedia di rumah sakit dan puskesmas pemerintah, termasuk sarana kesehatan swasta semuanya didatangkan dari distributor resmi Kementerian Kesehatan RI yaitu Bio Farma.

Untuk memberikan kepastian dan penjaminan, Dinkes bersama BPOM Pekanbaru dan Polres Dumai beberapa waktu lalu telah melakukan pemeriksaan vaksin palsu dan hasilnya tidak ada ditemukan beredar di daerah ini.

"Vaksin dikirim dari kementerian kesehatan, dan kita tidak pernah membeli dari pihak lain, termasuk faskes swasta juga membeli dari distributor resmi yang ditunjuk," terang dia.

Vaksin imunisasi sangat dibutuhkan bagi kekebalan dan pertumbuhan anak, karena itu diimbau para orangtua agar membawa putra putri ke puskesmas atau posyandu agar diberi vaksin.

(rdk/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Imunisasi
Komentar