• Home
  • Kesehatan
  • Tes Alat Rapid Test Impor Bikin Pepaya dan Kambing Hasilnya Positif Covid-19

Tes Alat Rapid Test Impor Bikin Pepaya dan Kambing Hasilnya Positif Covid-19

detik.com Minggu, 10 Mei 2020 19:30 WIB
PEKANBARU - Presiden Tanzania John Magufuli menolak alat tes virus Corona impor karena menunjukkan hasil positif pada sampel yang diambil dari kambing dan pepaya.

Dikutip dari Al Jazeera, dalam sebuah acara di Chato di barat laut Tanzania pada hari Minggu (3/4/2020), Magufuli mengatakan ada kesalahan teknis dengan tes itu.

Dia mengaku telah memeriksa kualitas alat tes. Mereka mendapatkan beberapa sampel acak dari sumber non manusia termasuk pepaya, kambing, dan domba.
Sampel-sampel ini kemudian diserahkan ke laboratorium Tanzania untuk diuji kebenarannya oleh teknisi lab yang sebelumnya sengaja tidak diberitahu.

Magufuli mengatakan beberapa orang yang dites dan dinyatakan positif kemungkinan tidak terinfeksi virus, karena menurut sampel itu pepaya dan kambing pun dinyatakan positif COVID-19.

"Ada sesuatu yang terjadi. Saya katakan sebelumnya kita seharusnya tidak menerima setiap bantuan yang dimaksudkan untuk kebaikan bagi bangsa ini," kata Magufuli.

Pemerintah Tanzania sempat menuai kritik dari masyarakat karena merahasiakan wabah virus corona dan sebelumnya meminta masyarakat berdoa agar virus itu pergi.

Pada hari Sabtu, Magufuli mengumumkan bahwa ia telah memesan obat herbal untuk pasien virus corona yang digembar-gemborkan oleh Presiden Madagaskar.

"Saya sudah menulis surat kepada Presiden Madagaskar dan kami akan segera mengirimkan sebuah pesawat untuk mengambil obat, sehingga Tanzania juga mendapatkan manfaat obatnya," kata dia dikutip detikcom.

Obat herbal yang disebut Covid Organics ini disiapkan oleh Institut Malagasi untuk Penelitian Terapan, dibuat dari tanaman Artemisia yang dibudidayakan di pulau Samudra Hindia di Madagaskar.

Meskipun kurang bukti ilmiah, Presiden Madagaskar Andry Rajoelina mengklaim bahwa obat ini telah menyembuhkan beberapa orang positif COVID-19 di Madagaskar.
Tags Virus CoronaVirus Covid-19Virus Covid 19Virus Covid-19Virus Covid 19
Komentar