• Home
  • Hukrim
  • Kecelakaan Kapal Pekerja Migran di Pulau Rupat, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Kecelakaan Kapal Pekerja Migran di Pulau Rupat, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Redaksi Selasa, 18 Agustus 2026 12:18 WIB
RIAUHEADLINE.COM - Tim SAR Gabungan menemukan dua korban dalam peristiwa kecelakaan kapal pekerja migran yang tenggelam di perairan Pulau Rupat, Kota Dumai. Hingga memasuki hari ketiga pencarian, kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, satu korban lainnya masih dinyatakan hilang dan terus dicari oleh petugas.

Peristiwa kecelakaan kapal pekerja migran tersebut terjadi pada Jumat (14/8/2026). Kapal yang mengangkut pekerja migran dengan rute Rupatâ€"Malaysia itu menggunakan speed boat bermesin dua. Kapal dilaporkan terbalik setelah dihantam kondisi cuaca buruk berupa hujan lebat, angin kencang, serta badai yang terjadi di sekitar perairan Pulau Rupat.

Pada Senin (17/8/2026), Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan operasi pencarian terhadap para korban. Dalam pencarian hari ketiga tersebut, area operasi diperluas hingga mencapai 291 Nm² dengan track spacing 0,5 Nm. Perluasan wilayah pencarian dilakukan untuk menjangkau area yang lebih luas di sekitar lokasi kejadian.

Dalam operasi itu, korban pertama ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan mengapung pada jarak sekitar 2,5 Nm dari lokasi kejadian. Petugas kemudian melanjutkan pencarian untuk menemukan korban lain yang masih belum diketahui keberadaannya.

Tidak berselang lama, Tim SAR Gabungan kembali menemukan korban kedua. Korban juga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan mengapung dengan jarak sekitar 11,6 Nm dari lokasi awal kecelakaan. Penemuan dua korban tersebut menjadi bagian dari perkembangan operasi pencarian yang dilakukan sejak kapal dilaporkan tenggelam.

Setelah ditemukan, kedua korban dievakuasi menuju Pelabuhan Wilmar Dumai. Sesampainya di pelabuhan, jenazah diserahkan kepada tim Inafis untuk menjalani proses identifikasi. Proses tersebut dilakukan guna memastikan identitas kedua korban yang telah ditemukan dalam operasi pencarian.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan operasi SAR masih akan dilanjutkan untuk mencari satu korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang. Menurutnya, unsur SAR gabungan tetap dikerahkan dalam operasi tersebut dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang bertugas di lapangan.

“Dari data sementara, sebanyak 22 orang tercatat dalam daftar korban, dengan 19 orang selamat, dua orang ditemukan meninggal dunia, dan satu orang masih dalam pencarian,” ujar Budi Cahyadi.

Dengan ditemukannya dua korban dalam kecelakaan kapal pekerja migran tersebut, Tim SAR Gabungan masih memiliki tugas untuk menemukan satu korban yang belum ditemukan. Operasi pencarian terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi wilayah perairan serta keselamatan para personel yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar
Berita Terkait