- Home
- Lingkungan
- APRIL Grup Terlibat Dalam Pengelolaan Taman Nasional Zambrud di Siak
APRIL Grup Terlibat Dalam Pengelolaan Taman Nasional Zambrud di Siak
Sabtu, 23 Juli 2016 18:10 WIB
SIAK - Momen peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia Tingkat Nasional 2016, Kabupaten Siak, Provinsi Riau dipercaya menjadi tuan rumah. Jumat (22/7/16), Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kala mewakili Presiden RI Joko Widodo, menghadirinya.
Salah satu agenda dalam HLH Sedunia Tingkat Nasional 2016 tersebut yakni meresmikan Taman Nasional Zamrud di Kabupaten Siak.
Dalam kesempatan tersebut Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, mengatakan pengelolaan Taman Nasional Zamrud akan melibatkan beberapa pihak seperti Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta.
"Pengelolaan Taman Nasional Zamrud, secara kolaboratif yang dipimpin Pemerintah Provinsi Riau, akan melibatkan beberapa pihak termasuk BUMN seperti Pertamina dan pihak swasta," terang Siti Nurbaya
Dutambahkan Siti Nurbaya, bahwa kerjasama dengan banyak pihak tersebut bertujuan untuk menjamin keberhasilan dan keberlanjutan pengelolaan Taman Nasional Zamrud tersebut. Dan agar lebih baik dan bertanggung jawab.
Menyambut baik kerjasama pengelolaan Taman Nasional Zamrut, APRIL Group Indonesia salah satu perusahaan swasta yang telah mendapatkan izin ikut bergabung, menyambut baik. Dan hal tersebut, merupakan salah satu visi APRIL Group dengan pemerintah.
Managing Director APRIL Group Indonesia Operations Tony Wenas, mengatakan sebagai salah satu pihak yang dilibatkan pemerintah dalam pengelolaan kolaboratif Taman Nasional Zamrud tersebut pihaknya merasa senang.
"Kerja sama itu dapat terwujud karena adanya kesamaan visi antara pemerintah dan APRIL Group untuk melindungi kawasan konservasi agar fungsi gambut tetap terjaga dari kerusakan dan penjarahan," ungkap Tony.
Selain itu ditambahkan Tony, dukungan berupa bantuan untuk pemulihan kawasan konservasi di area seluas 50 hektar untuk dijadikan kawasan konservasi Kampar terpadu telah disepakati, melalui penandatangan kerjasama Memorandum Of Understanding (MoU).
Yakni antara Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan APRIL Group di Jakarta, pada 29/6/2016 lalu.
"Kami siap bahu-membahu dengan pemerintah untuk melakukan konservasi yang terfokus pada pengelolaan dan perlindungan dalam bentuk bentang alam," papar Tony Wenas.
Tony Wenas mengungkapkan bahwa , kerja sama tersebut merupakan perluasan program Restorasi Ekosistem Riau (RER) di Semenanjung Kampar dan Pulau Padang.
RER merupakan merupakan kolaborasi antara APRIL, Group, Fauna & Flora International dan LSM sosial BIDARA untuk merestorasi hutan gambut seluas 150 ribu hektar, dalam kawasan RER terdapat 492 spesies tanaman dan hewan.
(rdk/rls)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Kapolres Kuansing Apresiasi Kesiapan PT RAPP Cegah Karhutla
-
Lingkungan
Tim Fire Fighter PT RAPP Bantu Padamkan Karhutla 5 Lokasi di Siak
-
Kesehatan
RAPP Kembali Sumbang 100 Ribu Masker Demi Cegah Penyebaran Covid-19
-
Ekbis
RAPP Raih Sertifikasi Sistem Manajemen Energi
-
Lingkungan
Pemprov Riau dan RAPP Ajak Masyarakat Kurangi Sampah Plastik
-
Pendidikan
Ratusan Siswa SMA/SMK Ikuti Try Out SBMTPN Gelaran PT RAPP

