Asap Mulai Menyengat Nafas Warga Pekanbaru

Jumat, 25 Juli 2014 09:33 WIB

PEKANBARU - Warga Pekanbaru mulai dirundung kekhawatiran harus merayakan Idul Fitri 1435 Hijriyah dalam kepungan kabut asap. Kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah mulai nyata menghadirkan ancaman tersebut.

Pagi ini, Jumat (25/7/14) kabut asap, meskipun belum sangat tabal, namun kehadirannya sudah mulai membatasi jarak pandang. Membuat lampu-lampu kurang benderang. Juga membuat setiap tarikan nafas warga yang sedang berada di luar ruangan terasa sesak. 

“Bau asapnya mulai menyengat. Sesak rasanya nafas,” ujar Basuni, seorang jemaah sebuah masjid Marpoyan Damai usai sholat Subuh. 

Sementara jamaah lainnya melontarkan kekhawatiran kalau kondisi asap justru semakin memburuk beberapa hari ke depan. Alamat perayaan Idul Fitri bakal suram karena diselimuti kabut asap. 

“Wah, kalau terus begini bisa-bisa kita berlebaran dalam kepungan asap,” risaunya.

Dari pantauan riauterkini di Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Tuanku Tambusai, asap memang terlihat mulai mengepung. Sejunlah warga mulai mengenakan masker saat mengendarai sepeda motor. 

Sementara itu, Airport Duty Manager Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Ibnu Hasan memastikan kemunculan asap belum menimbulkan gangguan pada jadwal penerbangan. 

“Kondisi masih normal. Jarak pandang normal dan jadwal penerbangan belum terganggu,” ujarnya menjawab riauterkinicom melalui sambungan telephon.***(mad) 
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar