• Home
  • Lingkungan
  • Asian Agri Grup Lakukan Penyuluhan Karlahut di Pelalawan

Asian Agri Grup Lakukan Penyuluhan Karlahut di Pelalawan

Wili Hidayat Rabu, 31 Januari 2018 15:41 WIB
Asian Agri Group melakukan penyuluhan tentang kebakaran hutan dan lahan di desa Delik kecamatan Pelalawan. Selain itu, perusahaan juga memberikan bantuan satu unit mesin robin beserta perlengkapan selangnya.
PELALAWAN - Asian Agri Group melakukan penyuluhan tentang kebakaran hutan dan lahan di desa Delik kecamatan Pelalawan, Rabu (31/1/18). 

Selain melakukan penyuluhan, manajemen perusahaan juga memberikan bantuan satu unit robin beserta perlengkapan selang. 

Acara penyuluhan disertai dengan cara penggunaan Robin untuk memadamkan api jika terjadi Karlahut digelar di posko MPA desa Delik, kecamatan Pelalawan.

Hadir dalam acara ini Zulbahri selaku manager fire fighter, Marpituah Saragih dari Group manager kebun buatan, Gatot Sibuea selaku manager kebun buatan, Hafiz Hazalin Sinaga selaku staff dan Lindu Simatupang selaku Humas.

Sementara dari pemerintahan desa dihadiri Arrahman selaku Kepala Desa, Rozi dan kawan-kawan sebagai anggota MPA Desa Delik.

Menurut Manager Fire & Sustainability Asian Agri, Zulbahri, setiap desa saharusnya sudah memiliki suatu sistem yang sistematis yang berjalan secara otomatis jika terjadi kebakaran hutan dan lahan dan hutan (Karlahut). 

Adanya program desa bebas api alias Fire Free Village Program (FFVP), salah satu upaya Asian Agri mencegah terjadinya Karlahut secara berkesinambungan di wilayah desa yang berada di sekitar operasional perusahaan. 

"Melihat besarnya bahaya apabila terjadi kebakaran, maka kami berusaha agar desa binaan kami memiliki sistem penanggulangan kebakaran yang sistematis dan dapat berjalan secara otomatis apabila terjadi kebakaran. Sehingga dampak kebakaran dapat diminimalisir sedini mungkin," katanya.

Zulbahri mencontohkan bagaimana warga desa bisa secara sigap dan cepat dan langsung bergotong royong apabila ada kemalangan di desa.

Demikian juga seharusnya sistem penanggulangan kebakaran, sehingga apabila terjadi kebakaran, desa harus sigap dan sudah mengerti fungsi dan tugasnya sehingga dampak kebakaran bisa diminimalisir. 

Sementara itu, Marpituah, Group Manager PT Inti Indosawit Subur mengatakan bahwasanya mesin yang diserahkan ini adalah untuk mencegah terjadinya kebakaran yang massive. 

"Kita berharap, dengan bantuan ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memadamkan api. Kita berharap supaya bantuan ini betul-betul dijaga," tandasnya.

(rtc/wil)
Tags Asian Agri GroupCSRPemkab Pelalawan
Komentar