BI Salurkan Hidroponik NFT ke Walikota Pekanbaru

Senin, 02 Februari 2015 16:27 WIB
Untuk pengembangan ke masyarakat, Bank Indonesia menyerahkan Hidroponik Nutrient Film Technologi kepada Walikota Pekanbaru.
PEKANBARU - Budidaya hidroponik menjadi solusi bagi warga perkotaan yang hanya memiliki lahan sempit untuk menanam sayuran guna mencukupi kebutuhan keluarga akan sayuran. 

Terkait dengan hal itu, Bank Indonesia yang sudah menggagas kelompok tani hidroponik, hari ini menyerahkan hidroponik nutrient film technologi. Yaitu sebuah tehnik menanam tanaman di lahan sempit dengan sistem perputaran air mengandung nutrisi.

"Kita sudah bekerjasama dengan Disdiknas dan Dinas Pertanian Kota Pekanbaru untuk memberikan pelatihan bagi petani dan ibu rumah tangga tentang budidaya hidroponik," terang Pemimpin Bank Indonesia Perwakilan Riau, Mahdi Muhammad Senin (2/2/15) usai menyerahkan hidro set NFT kepada Walikota Pekanbaru.

Dengan penyerahan tersebut diharapkan Walikota Pekanbaru akan dapat menghimbau kepada seluruh warga Pekanbaru untuk memanfaatkan lahan pekarangan warga Pekanbaru yang sempit dimanfaatkan untuk budidaya sayuran hidroponik.

Walikota Pekanbaru, Firdaus MT menyatakan bahwa ide Bank Indonesia untuk membangun kesadaran warga Pekanbaru memanfaatkan halaman sempit untuk digunakan mengembangkan sayuran hidroponik.

"Ini merupakan ide pemberdayaan ekonomi dan lingkungan. Ekonomi dengan menanam sayuran agar bisa dijual atau dimanfaatkan sendiri, serta lingkungan dengan memanfaatkan pekarangan agar tidak menjadi sarang nyamuk," kata Walikota Pekanbaru.

Ke depan, Pemko akan memberikan pelatihan-pelatihan kepada pemuda dan ibu-ibu rumah tangga serta siapapun yang berminat untuk mengenal dan mengembangkan hidroponik.

"Selain untuk mencukupi kebutuhan sayuran keluarga, juga bisa menjadi ajang bisnis dengan menjual sayuran di sentra-sentra penjualan sayuran," terangnya.

(H-we)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar