BKSDA Riau Berhasil Tangkap 2 Gajah Liar di Rohul

Minggu, 29 Desember 2013 14:13 WIB

ROKAN HULU - Dua dari tiga ekor gajah liar yang sempat meresahkan masyarakat Kabupaten Rokan Hulu (sebelumnya empat ekor-red) berhasil ditangkap pihak Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau. Keduanya ditangkap dari lokasi berbeda di Kecamatan Kepenuhan Hulu, Sabtu (28/12/13) siang.

Kasi Konservasi Wilayah III BKSDA Riau Moyo Hutomo mengungkapkan, selain dibantu petugas Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Rohul, BKSDA sudah membawa 2 ekor gajah terlatih untuk memikat, lengkap dengan pawang gajah ke lokasi.

"Hanya tiga ekor gajah yang kita lihat di lapangan. Namun baru dua ekor yang berhasil ditangkap, sedangkan satunya, gajah anakan, masih dideteksi keberadaannya," kata Moyo Hutomo kepada riauterkinicom di ujung telepon, Sabtu malam.

Moyo mengungkapkan, dua ekor gajah liar berjenis kelamin betina itu ditangkap di Kecamatan Kepenuhan Hulu, yakni satu di Sosial Kampung Panjang, dan satu lagi di Kasimang, tepatnya di hutan rakyat dekat kebun karet dan kelapa sawit milik warga setempat.

Moyo mengakui, ketiga gajah liar yang sempat merusak tanaman padi, karet, dan tanaman kelapa sawit milik warga di Surau Munai Desa Rambah Hilir Timur, Kecamatan Rambah Hilir itu, berjenis kelamin betina. Sebab itu habitatnya harus diselamatkan sehingga tidak punah.

"Kami di sini sampai semua gajah yang ada tertangkap. Mudah-mudahan bisa bertahun baru bersama keluarga," ujar Moyo dan mengakui sudah berada di Rohul bersama puluhan petugas lain sejak 17 Desember 2013 lalu.***(zal) 
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar