• Home
  • Lingkungan
  • BRGM Yakin Tanam Mangrove Seluas 973 Hektar di Bengkalis Rampung 2021

BRGM Yakin Tanam Mangrove Seluas 973 Hektar di Bengkalis Rampung 2021

Wili Hidayat Rabu, 29 September 2021 17:56 WIB
RIAUHEADLINE.COM - Target penanaman di seluas 973 hektare penanaman mangrove di Kabupaten Bengkalis dapat tercapai, sebelum akhir 2021 nanti. Sejauh ini, telah ditanam sekitar 1,4 juta bibit mangrove pada areal seluas 464 hektare.

Demikian dikatakan Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), Hartono, Rabu (29/9/21). Hartono juga yakin, dengan melibatkan 24 kelompok masyarakat tempatan, target itu benar-benar dapat direaliasikan.

"Penanaman mangrove di Bengkalis kita melibatkan ada 24 kelompok masyarakat tempatan. Kita optimis, target 973 hektare sebelum akhir tahun tercapai," kata Hartono.

Menurut Hartono lagi, saat ini BRGM bersama kelompok masyarakat bergerak melakukan penanaman di bibir pantai, untuk mencegah abrasi. Pelibatan kelompok masyarakat melalui metode padat karya. Sehingga penanaman mangrove juga akan cepat rampung sesuai target.

Tak hanya itu, setiap penanaman dilakukan pengawasan dan perawatan. Sehingga setiap bibit mangrove yang ditanam dapat hidup dengan baik.

Hal ini sejalan dengan harapan Presiden Joko Widodo, melalui program BRGM tak hanya menguntungkan masyarakat. Tapi juga dapat meningkatkan taraf hidup dan daya beli, serta memberikan sumber penghasilan baru. Dengan begitu, ekosistem terjaga, masyarakat pun sejahtera.

"Jadi ini tak hanya untuk memperbaiki ekosistem mangrove. Tapi juga menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19,” ungkap Hartono.

Sebelumnya, Presiden Jokowi bersama masyarakat melakukan penanaman mangrove di Pantai Raja Kecik, Desa Muntai Barat, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (28/9/21).

Kepala BRGM beserta pejabat terkait baik di pusat mau pun daerah turut mendampingi orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Tak hanya di Riau, penanaman mangrove terus digencarkan sembilan provinsi lainnya. Seperti Sumatera Utara, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Papua, dan Papua Barat.

Indonesia sendiri memiliki kawasab mangrove terluas di dunia dengan luas 3,36 juta hektare. Upaya rehabilitasi mangrove yang dilakukan oleh pemerintah merupakan upaya melindungi negara, karena kerusakan mangrove dapat mempengaruhi perubahan iklim di Indonesia dan juga dunia.
Editor    : Wili Hidayat
Sumber : Rilis Media
Tags BRGMBengkalisBerita BengkalisMangrovePantai Raja Kecik BengkalisPresiden Joko Widodo
Komentar