- Home
- Lingkungan
- Bappeda Bengkalis Gelar FGD Pengembangan Pendidikan Tinggi
Bappeda Bengkalis Gelar FGD Pengembangan Pendidikan Tinggi
Selasa, 10 Mei 2016 11:00 WIB
BENGKALIS - Bappeda Bengkalis menggelar Forum Group Discussion (FGD) tentang persiapan pengembangan pendidikan tinggi di Bengkalis. FDG ini merupakan tahapan dalam penyusunan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bengkalis 2016-2021.
Kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat lantai II Kantor Bappeda, Senin (9/5), tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Bappeda Bengkalis yang diwakili oleh Sekretaris Bappeda Bengkalis, H Imam Hakim. Mengawali sambutannya, Imam Hakim menyampaikan latar belakang dilaksanakannya FGD tentang pengembangan pendidikan tinggi di Kabupaten Bengkalis, khususnya di pulau Bengkalis.
Menurut Imam Hakim, hal itu diselaraskan dengan dengan visi misi Bupati Bengkalis Amril Mukminin dan Wakil Bupati Bengkalis Muhammad, yang menjadikan Kabupaten Bengkalis menjadi empat gerbang atau pusat kegiatan pembangunan secara spasial.
"Salah satunya adalah Gerbang Utama yaitu fokus menjadikan pulau Bengkalis sebagai pusat pemerintahan, pusat pendidikan terpadu dan pusat pengembangan budaya Melayu serumpun," ujar Imam Hakim.
Dalam FGD ini yang juga dihadiri oleh SKPD terkait, tim penyusunan RPJMD, dan dari sejumlah perguruan tinggi, Imam mengharapkan adanya kesamaan visi dan misi dari seluruh lintas sektoral yang nantinya dituangkan dalam RPJM sebagai pedoman arah kebijakan pembangunan Kabupaten Bengkalis untuk lima tahun mendatang. Khususnya tentang pengembangan pendidikan tinggi di Kabupaten Bengkalis
"Sebab itu kepada peserta diskusi ini saya berharap memberikan masukan dan saran serta pendapat yang terbaik, sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing," kata Imam Hakim.
Menurut Imam Hakim, dalam konteks pengembangan pendidikan tinggi ini, Pemkab lebih memilih untuk menggunakan istilah memfasilitasi pengembangan pendidikan tinggi. Karena nantinya terkait dengan peraturan-peraturan yang membatasi kewenangan daerah. "Jadi kita jangan sampai melanggar aturan-aturan hukum yang berlaku," kata Imam lagi.
Diskusi yang dipandu oleh Kabid Kesejahteraan Rakyat dan Sosial Budaya Drs Joko Wardhono MSi, diawali dengan pemaparan singkat program kegiatan pengembangan pendidikan tinggi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Supardi.
Dalam pemaparan singkatnya, Supardi menyampaikan dari sejumlah program pengembangan pendidikan tinggi yang disusun, saat ini masih ada dua pendidikan tinggi yang belum terealisasi, yaitu Universitas Sumatera Timur (UST) dan Politeknik Kesehatan Bengkalis, karena saat itu terkait dengan moratorium.
(der/der)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Plt Sekda Bengkalis Minta ASN Berikan Pelayanan Terbaik Pada Masyarakat
-
Ekbis
Bupati Bengkalis Klaim Pesta Pantai Mampu Majukan Perekonomian Rakyat
-
Traveler
Bupati Bengkalis Ajak Seluruh Komponen Lestrikan Budaya Lokal
-
Politik
Plt Sekda Bengkalis Hadiri Rapat Paripurna Laporan Reses Tahun 2017
-
Hukrim
Jaksa Tahan 2 Tersangka Dugaan Korupsi Satpol PP Bengkalis
-
Politik
Plt Sekda Bengkalis Puji Empat Cakades Parit I Api-api

