- Home
- Lingkungan
- Diduga Tercemar Limbah Sagu, Tangkapan Nelayan Menurun
Diduga Tercemar Limbah Sagu, Tangkapan Nelayan Menurun
Selasa, 13 Januari 2015 22:35 WIB
MERANTI : Puluhan perusahaan sagu yang beroprasi di sepanjang sungai Suir menjadi penyebab utama terjadinya pencemaran di sungai tersebut, yang mengakibatkan masyarakat nelayan tempatan mengaku kesulitan untuk mendapatkan hasil tangkapan.
"Jika dulunya hasil tangkapan nelayan tempatan cukup lumayan, meski tidak bisa membuat nelayan itu kaya, namun setiadaknya hasil tangkapan bisa memenuhi kebutuhan keseharian dan menyekolahkan anak-anak," kata Helmy, seorang warga Desa Banglas, kemarin.
Dijelaskan, beberapa tahun terakhir hasil tangkapan nelayan tempatan terus berkurang akibat pencemaran limbah sagu yang dialirkan ke sungai oleh beberapa perusahaan sagu yang beroprasi di sepanjang Sungai Suir itu.
Dengan adanya pembuangan limbah ini, kata dia, terjadi pencemaran terhadap sungai tersebut, jika dulunya ikan disungai itu cukup banyak buktinya puluhan gumbang yang di pasang masyarakat nelayan mendapat tangkapan yang cukup lumayan banyaknya.
"Namun saat hasil tangkapan para nelaya tersebupulahan gumbang yang dipasang mast terus menurun.bahkan sebagai dari mereka ada yang meganti provesinya sebagai nelayan," ucap Helmy, kepada media ini.
"Jikapun ada nelayan yang emmasang gomabng di sungai tersebut, yang ada Cuma ikan lomek itupun hasil tangkapanya juga sangat sedikit. Tidak heran jika beberapa nelayan di sungai suir itu saat ini banyak yang menganti propefesinya dari nelayan," sebut Helmy.
Helmy, meminta kepada pemerintah kabupaten kepulauan Meranti untuk dapat mencarikan solusinya sehingga masyarakat nelayan bisa bekerja dan berpenghasilan yang memadai untuk kebutuhan keseharian masyarakat tersebut.
Menurutnya limbah sagu tersebut, mengandung zat asam CO 2,sehingga diduga bisa membuat ikan-ikan tersebut mati atau lari sehingga berdapak kepada hasil tangkapan para nelayan tempatan selain itu.
(fan/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Pertamina Drilling Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Pesisir Jakarta Utara
-
Lingkungan
Sejarah dan Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023
-
Lingkungan
Minyak CPO Diduga Milik IPB Tumpah ke Laut Dumai
-
Lingkungan
Pelatihan Pengelolaan Pohon Menjadi Langkah Pekanbaru Wujudkan Kota Ramah Lingkungan
-
Hukrim
Kapolres Dumai Tindaklanjuti Aktivitas Illegal Logging Hutan Senepis
-
Lingkungan
Link Download Logo Twibbon Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022

