Dishutbun Rohul dan Polisi Buru Beruang Api

Sabtu, 17 Januari 2015 16:11 WIB
ROKAN HULU : Petugas dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dibantu Anggota Polsek Rambah masih mencari keberadaan seekor beruang api yang meresahkan warga Desa Sialang Jaya.

Sekretaris Dishutbun Kabupaten Rohul Arie Ardian mengakui dinasnya telah menurunkan personel ke lapangan. Namun demikian, petugas belum menemukan jejak hewan buas tersebut sampai hari ini.

Menurut Arie, pihaknya terus menyisir lokasi-lokasi yang disebutkan warga sebagai tempat kemunculan hewan buas itu.

"Belum ada tanda-tandanya sampai hari ini," jelas Arie kepada sejumlah awak media, Sabtu (17/1/15).

Sebelumnya, Kapolsek Rambah AKP Chaidir mengatakan jika keberadaan beruang api dilaporkan warga berada di sekitar Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Pasirpangaraian.

Chaidir mengakui polisi tidak berani menembak beruang api itu, pasalnya hewan itu dilindungi oleh negara. Menurutnya, jika beruang itu ditembak, bisa saja polisi disalahkan.

Sekitar dua hari terakhir ini, warga Sialang Jaya, Kecamatan Rambah melaporkan bahwa seekor beruang api berada di sekitar perkebunan karet mereka.

Warga merasa was-was, karena sejak kemunculan hewan dilindungi negara itu, mereka tidak berani menakik atau menderes getah karet di kebunnya. Bahkan, pada malam hari, warga juga was-was keluar rumah.

Sesuai catatan riauterkinicom, pada September 2010 silam, seekor beruang api pernah mengamuk di Desa Sialang Jaya.

Sedikitnya empat petani di Dusun Jaya Baru yang sehari-hari menderes getah karet di kebunnya, tiba-tiba diserang oleh beruang yang sedang marah tersebut.

Dari empat korban, seorang perempuan dewasa turut diserang beruang api itu. Korban sempat dirawat di RSUD Pasirpangaraian. 

Selain jari tangan luka parah, sekujur tubuh korban juga luka. Dia sempat bergulat dengan hewan liar buas itu sepulang dari menderes getah karet.

(zal/mad) 
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar