Maksimalkan Pemadaman Karhutla

Dumai Usulkan Mesin Pompa Air ke BPBD Riau

Senin, 23 Februari 2015 18:00 WIB
DUMAI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai mengusulkan bantuan mesin pompa air ke BPBD Provinsi Riau. Bantuan ini akan diberikan ke beberapa kelurahan yang sering menimbulkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"Kita sedang mengusulkan ke BPBD Provinsi Riau untuk pengadaan mesin pompa air sebanyak 25 unit, semoga dalam waktu dekat usulan kita ini dapat diterima oleh BPBD Provinsi Riau dan ditindaklanjutinya,"  kata Kepala BPBD Dumai Tengku Ismet, Senin (23/2).

Menurutnya, BPBD Kota Dumai terpaksa mengusulkan ke BPBD Provinsi Riau guna diadakannya pengadaan mesin pompa air, karena BPBD Dumai pernah mengajukan ke Pemko Dumai tetapi pengadaannya justru di coret oleh Pemko Dumai.

"Kita sebelumnya sudah pernah mengajukan pengadaan sebanyak 3 unit mesin pompa air, tetapi usulan yang kita ajukan tersebut justru di tolak dan dicoret pengadaannya oleh Pemko Dumai," katanya.

Lanjut Ismet, saat ini BPBD Kota Dumai hanya miliki 11 unit mesin pompa air dan 4 unit dipinjampakaikan ke Kecamatan yang dinilai rawan karhutla. Menurutnya, jumlah itu kurang maksimal untuk pemadaman ketika musim karhutla terjadi di wilayah Kota Dumai.

"Saat ini kita hanya memiliki 11 mesin robin kecil yang dianggarkan sejak tahun 2003, dan 4 unit telah kita pinjam pakaikan ke beberapa Kecamatan untuk mengantisipasi Karhutla diwiliyah rawan kebakaran," katanya.

Ditambahkannya, BPBD Kota Dumai saat ini sedang terkendala di pendanaan untuk melakukan pemadaman dilapangan, karena BPBD Kota Dumai hanya memiliki dana  untuk memantau Karhutla bukan untuk dana pemadaman Karhutla.

"Sebenarnya kita sangat menginginkan agar di setiap Kecamatan memiliki dana untuk pemadaman Karhutla, agar pihak Kelurahan dan Masyarakat Peduli Api (MPA) dapat dengan cepat dan tanggap untuk memadamkan api," pungkasnya. 

(via/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar