Lahan Digarap PT Adei,

Hanifah Histeris di Depan Kantor Bupati Pelalawan

Rabu, 23 April 2014 11:55 WIB

PELALAWAN - Seorang wanita tua mendadak histeris di depan kantor Bupati Pelalawan. Hanifah (67) mencak-mencak karena tak terima lahannya seluas 24 hektar di Desa Batang Nilo, digarap tanpa izin oleh PT ADEI.

Hanifah (67), warga Kemang Kecamatan Pangkalan Kuras, Selasa (22/4/14) kemarin histeris di depan Kantor Bupati Pelalawan. Aksi tersebut adalah bentuk protes, karena lahannya seluas 24 hektar sudah digarap PT Adei Plantation di Desa Batang Nilo, Kecamatan Pelalawan.

Hanifa bersama empat warga lainnya, begitu tiba di depan kantor Bupati, langsung menggelar aksi. Hanifah, mencak-mencak tidak beraturan.

Sejumlah pejabat Pelalawan seperti Sekdakab Tengku Mukhlis, Asisten 1 Hadi Penandio, dan Kadishutbun Hambali, tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya membiarkan Hanifah mengumpat-ngumpat menyampaikan keluh kisahnya.

Hampir setengah jam Hanifah berkeluh kesah dengan suara tinggi, sambil menunjukkan bukti sah kepamilikan tanah berupa SKGR tahun 1981.

Beberapa warga yang ikut mendampingi Hanifah, berusaha menenangkan aksi dia. Akan tetapi, Hanifah makin mencak-mencak. Namun Setdakab Tengku Mukhlis berhasil membujuk perempuan itu.

Begitu suasana sedikit melunak, Tengku Muklis mencoba memberikan penjelasan. Tidak jelas apa materi pembicaraan, namum Hanifah terlihat sedikit tenang.

Begitu mendapat penjelasan dari pihak Pemkab Pelalawan, Hanifah dan warga yang mendampingi dia, ijin pamit dan bergegas meninggalkan kantor Bupati.***(Jhon)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar