- Home
- Lingkungan
- Integrasi Sapi-Sawit PTPN V Berujung Penerimaan Penghargaan
Integrasi Sapi-Sawit PTPN V Berujung Penerimaan Penghargaan
Kamis, 13 November 2014 12:14 WIB
PEKANBARU : Program integrasi sapi-sawit PT Perkebunan Nusantara V (Persero) Pekanbaru, Provinsi Riau, meraih penghargaan dari Universitas Gajah Mada, karena dinilai berhasil menyukseskan program swasembada daging nasional.
"PTPN V telah berhasil melaksanakan program integrasi sapi-sawit di Provinsi Riau, sekaligus meningkatkan produksi sapi," kata Dekan Fakultas Peternakan UGM Prof Ali Agus melalui siaran pers yang diterima di Pekanbaru, Kamis.
Menurut dia, penghargaan diberikan sebagai apresiasi kepada PTPN V yang terus berkomitmen melaksanakan program pengembangan sapi melalui sistem integrasi sapi-sawit.
"Program ini pada dasarnya diselenggarakan untuk mendukung swasembada daging yang dicanangkan oleh pemerintah," kata dia.
Sementara Direktur Utama PTPN V Amal Bakti Pulungan menjelaskan saat ini di lahan tempat penerapan program integrasi sapi-sawit juga dilakukan penelitian dari "Riset Innovative Productive" (Rispro) bekerja sama dengan UGM.
Bentuk kegiatannya adalah transfer teknologi tepat guna untuk pengelolaan pakan sapi. Lokasi pabrik dipilih di kawasan yang menerapkan integrasi sapi-sawit PTPN V.
"Kontrak kerjsama Rispro berlangsung dari tahun 2014 hingga 2016, dengan lokasi kebun Sei Rokan PTPN V," kata dia.
Tranfer teknologi mempraktekkan pembuatan pabrik pakan sapi berkapasitas 10 ton per hari yang dibiayai bantuan Departemen Keuangan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan.
"Pabrik tersebut saat ini telah beroperasi dan masih dalam tahap uji coba untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan yang diproduksi terhadap pertumbuhan berat badan perkembang biakan sapi," papar dia.
Dia berharap, dengan program Rispro ini, para peternak sapi di Riau tidak lagi mengalami kesulitan dalam penyediaan pakan sapi. Selain dapat meningkatkan produk daging sapi, yang pada akhirnya menambah pendapatan sampingan bagi petani di Riau.
"Sasaran lainnya, limbah kotoran sapi bisa digunakan sebagai pupuk alam untuk meningkatkan produktivitas tanaman sawit," kata dia.
(rls/gie)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Pertamina Drilling Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Pesisir Jakarta Utara
-
Lingkungan
Sejarah dan Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023
-
Lingkungan
Minyak CPO Diduga Milik IPB Tumpah ke Laut Dumai
-
Lingkungan
Pelatihan Pengelolaan Pohon Menjadi Langkah Pekanbaru Wujudkan Kota Ramah Lingkungan
-
Hukrim
Kapolres Dumai Tindaklanjuti Aktivitas Illegal Logging Hutan Senepis
-
Lingkungan
Link Download Logo Twibbon Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022

