- Home
- Lingkungan
- Kebakaran Eks Pengolahan Perusahaan Picu Kabut Asap di Dumai
Kebakaran Eks Pengolahan Perusahaan Picu Kabut Asap di Dumai
Rabu, 19 Februari 2014 11:41 WIB
DUMAI - Kejadian kebakaran hutan dan lahan di sejumlah eks pengelolaan perusahaan di wilayah kota Dumai, dalam beberapa waktu terakhir diprediksi mencapai luas sebanyak puluhan hektar.
Tengku Ismet, Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Polisi Kehutanan Dumai, Rabu (19/2/14) mengatakan, diprediksi ada puluhan hektar lahan eks pengelolaan perusahaan kehutanan di Dumai yang terbakar dan tersebar di sejumlah kecamatan.
"Kita sudah menyurati perusahaan yang pernah mengantongi izin penguasaan hutan tersebut agar mengupayakan pengendalian api di wilayahnya agar tidak meluas dan berdampak buruk bagi lingkungan," katanya.
Dikatakan dia, Pemerintah juga mengirimkan data pantauan satelit NOAA-18 kepada pihak perusahaan sebagai bukti pendukung agar secepatnya dilakukan pemadaman di wilayah masing-masing.
"Kita sudar surati perusahaan agar melakukan pengendalian api di areal kebakaran lahan yang terpantau satelit NOAA-18, dan sejauh ini upaya pemadaman sudah dilancarkan," terangnya.
Berdasarkan pantauan satelit, Ismet menyatakan, kebakaran lahan pada Selasa (18/2) kemarin, terdapat 4 titik panas, baik pada lahan eks perusahaan maupun areal penggunaan lain (APL) di beberapa kelurahan.
Yaitu, 1 titik di lokasi eks lahan PT Suntara Gaja Pati (SGP) di Kelurahan Basilam Baru Kecamatan Sungai Sembilan, 1 titik di APL Kelurahan Mundam dan Teluk Makmur Kecamatan Medang Kampai serta 1 titik lagi di Kelurahan Bukit Datuk Kecamatan Dumai Selatan.
Pihaknya memprediksi kembali bahwa sebagian besar kebakaran lahan yang terjadi di daerah ini merupakan perbuatan manusia yang disengaja dalam rangka kepentingan pembukaan lahan.
"Sejauh ini kita belum dapat membuktikan karena pada saat peninjauan dan upaya pemadaman di lokasi terbakar tidak ditemukan terduga pelaku yang membakar. Kita belum ada menemukan pelakunya karena pada saat dilakukan pemadaman tidak ditemukan ada orang di lokasi," pungkasnya.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan

