Kepala BNPB dan Wagubri Pantau Karthutla di Bengkalis

Kamis, 06 Maret 2014 19:28 WIB
Terlihat Bupati Bengkalis H. HErliyan Saleh didampingi KAdishutbun Bengkalis Herman Mahmud memberikan laporan kepada Kepala BNPB Pusat Syamsul Maarif terkait Ka
BENGKALIS - Kepala Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) pusat Syamsul Maarif bersama Wakil Gubernur Riau H. Arsyad Juliandi R, Kamis (6/3) melakukan pemantaun lewat udara terhadap Karhutla yang terjadi di wilayah Kabupaten Bengkalis.

Setelah melakukan pemantauan rombongan disambut oleh Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh saat mendarat  lapangan PT. Wilmar, Kawasan Industri Dumai (KID) Pelintung Dumai,

Dalam laporannya Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh mengungkapkan selama bulan febuari 2014  satelit NOAA 18 telah merekam sebanyak 1.272 titik panas di provinsi Riau dan terbanyak di kabupaten bengkalis yakni 312 titik dan sisanya tersebar di beberapa kecamatan yakni Rupat, Siak Kecil, Bukit Batu, Bengkalis, Bantan dan Mandau dengan perkiraaan luas kebakaran 3.629,1 hektar.

“Untuk mengatasi karhutla Pemerintah Kabupaten Bengkalis  sudah berusaha maksimal melakukan pemadam api diwilayah yang terbakar dengan melibatkan BPD-Damkar, masyarakat, perusahan yang beroperasi dan berdekatan titik api,” Ujar Bupati.

Namun kata Bupati dilapangan kendala saat ini tidak adanya sumebr mata air, sehingga menyulitkan tim yang ada dilapangan dalam upaya pemadaman, sedangkan untuk pengungsi yang terkena bencana asap di Dusun Bukit Lengkung Desa Tanjung Leban telah menyalurkan bantuan.

“Untuk bantuan telah kita salurkan terhadap pengungsi yang terkena bencana asap dan tindakan lainnya  berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau untuk melakukan pemadaman baik secara jalur darat maupun helikoter water boombing,” ungkap Bupati lagi.

Sementara itu Kepala BNPB Pusat Syamsul Maarif meminta kepada Bupati Bengkalis untuk tetap melakukan koordinasi kepada instansi yang bterkait terkait penangan Karhutla yang terjadi saat ini  dan juga diharapkan kepada daerah lain yang tidak terkena Karhutla untuk bisa membantu penanganan kebakaran lahan ini.

“Saya juga meminta untuk juga menangani karhutla yang terjadi di wilayah cagar biosfir Giam Siak Kecil Bukit Batu dan juga kepada pelaku yang telah diamankan saat ini untuk bisa diproses dan memberikan sangsi sesuai aturan yang ada,” tegas Syamsul Maarif.

Dalam kunjungan tersebut juga dihadiri Kadishutbun Bengkalis Herman Mahmud, Kepala BPBD- Damkar  Bengkalis Muhammad Jalal, Kepala BPBD Rohul Aceng Herdiana, Kepala BPBD Dumai Noviar Indra Putra Nasution, Danrem, kodim 0303 Dumai.***(win)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar