- Home
- Lingkungan
- Kodim 0320 Dumai Gelar Gladi Posko I Antisipasi Bencana
Kodim 0320 Dumai Gelar Gladi Posko I Antisipasi Bencana
Selasa, 09 Juni 2015 15:51 WIB
DUMAI - Komando Distrik Militer (Kodim) 0320 Dumai menggelar gladi Posko 1 Kodim 0320/Dumai dengan mengangkat tema "Melalui Kegiatan Posko 1 Kodim 0320 Dumai siap Membantu Pemerintah Daerah Dalam Rangka Menangani Bencana Alam di Wilayahnya".
Gladi Posko 1 tersebut dilaksanakan diruang pertemuan Aula Sudirman Kodim 0320 Dumai Jalan Sultan Syarif Kasim, Selasa (9/6/15). Kegiatan ini dibuka Komandan Resort Militer (Danrem) 031 Wirabima Brigjen TNI Nurendi dan Komandan Distrik Militer (Dandim) 0320 Dumai Letkol Kav Afkar Mulya,SE.
Dikatakan Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Nurendi, bahwa gladi posko 1 Kodim 0321 Dumai disini sesuai tema yang telah ditentukan bahwa melalui pelatihan guna penanganan bencana alam wilayahnya, maka Kodim 0320 Dumai sepakat bahwa bencana alam yang di ambil dan fokuskan disini ialah antisipasi dan penanganan kasus Kebakatan Hutan dan Lahan (Karhutla).
"Untuk itu, kedepannya mari kita semua khususnya Kodim 0320/Dumai bersama Dinas dan instansi terkiat lainnya bekerjasama dalam menanggulangi kasus Karhutla yang kerap kali terjadi di Kota Dumai, khususnya ketika sudah memasuki musim kemarau," katanya.
Lanjutnya, mencegah akan sangat lebih baik dan efesien ketimbang melakukan tindakan setelah adanya kasus Karhutla tersebut terjadi. Terkiat bagaimana cara melakukan pencegahannya, itu kembali pada penjalanan tata cara, prosedur dan mekanisme instansi dan Dinas terkiat dalam bekerjasama dan mempelajari situasi dan kondisi wilayahnya.
"Bekerja menghadapi bencana alam khususnya Karhutla diwilayah dan dilingkungan masyarakat, dinamika yang akan dihadapi akan sangat tinggi serta banyak variabel, sehingga disinilah kita dituntut untuk bekerjasama untuk mencegah maupun melakukan tindakan. Jangan biarkan api berkobar diwilayah kita, apalagi sampai menimbulkan kabut asap," pesannya.
Tak hanya petugas, lanjutnya, disini peranan masyarakat juga sangat dibutuhkan. Peranan masyarakat yang dimaksudkannya ialab terpanggilnya kesadaran masing-masing individu untuk bersama-sama mencegah agar tidak terjadi bencana yang selain dapat menghancurkan alam wilayah kita, juga dapat mengancam kesehatan masyarakat Kota Dumai.
"Semoga melalui Gladi Posko 1 Kodim 0320 Dumai, selain mampu membuat petugas dan instansi terkait bersama-sama mencegah dan melakukan tindakan dalam penangan bencana alam Karhutla, juga dapat membuat masyarakat sadar akan pentingnya menjaga daerahnya," tutupnya.
Sementara, Dandim 0320/Dumai Letkol Kav Afkar Mulya,SE mengatakan bahwa sesuai perkembangan situasi Kota Dumai, beberapa titik Karhutla telah mengganggu jalannya 'Roda' Pemerintahan Kota Dumai.
"Selain mengganggu jalannya Roda Pemerintahan Kota Dumai, Karhutla juga telah mengancam kesehatan Kota Dumai khususnya anak-anak penerus bangsa melalui penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)," katanya.
Selain itu, yang menjadi hal utama atas perkembangan situasi beberapa titik Karhutla yang kerap terjadi di Kota Dumai khususnya ketika sudah memasuki musim kemarau ialah adanya komplain dari negara-negara lain tepatnya negara tetangga atas timbulnya kabut asap akibat Karhutla yang tak menutup kemungkinan dapat bergerak hingga kewilayah mereka.
"Kalau sudah ada komplain seperti itu, tentunya daerah kita akan menjadi sorotan sebagai penyumbang kabut asap terbesar, dan jika sudah begitu maka kasus Karhutla di daerah kita juga sudah menjadi beban bangsa Indonesia dimata negara lain," katanya menambahkan.
Maka dari itu, lanjutnya, pada kesempatan ini dirinya meminta masukan atas apa langkah tepat yang akan kita lakukan bersama guna sinergitas dinas dan instansi terkiat Kota Dumai dalam rangka melaksanakan penekanan terjadinya bencana alam Karhutla serta penanganan dampak Karhutla.
"Semoga dengan adanya Gladi Posko 1 Kodim 0320/Dumai bersama instansi dan Dinas terkait lainnya dapat mewujudkan tujuan bersama yaitu menjaga Kota Dumai dari kasus bencana alam khususnya Karhutla," tutupnya.
Ada beberapa titik yang akan menjadi daerah fokus berdasarkan situasi terakhir yakni Kecamatan Sungai Sembilan, Kecamatan Dumai Timur, Kecamatan Bukit Kapur serta Kecamatan Medang Kampai. Tak menutup kemungkinan beberapa Kecamatan lainnya juga akan menjadi titik fokus pencegahan Karhutla.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Kadisos Chairuddin Adnan, Kadistanbunhut Dwi Orisyawan, Kepala Polisi Kehutanan, Kepala Kantor Lingkungan Hidup, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BKBD) Tengku Izmet, Kasatpol PP Noviar, Kapolsek Dumai Timur, Petugas Pemadam Kebakaran, Manggala Agni.
(adi/via/ron)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
5 Pesan Danrem 031 Wirabima Cegah Karhutla di Pelalawan
-
Lingkungan
Dinas LHK Riau Ungkap Penyebab Kebakaran Lahan Gambut
-
Hukrim
Polres Rohul Ringkus Tiga Pelaku Pembakar Kawasan Hutan Lindung Bukit Suligi
-
Lingkungan
Satgas Karlahut Riau Berhasil Padamkan Kebakaran di Dumai dan Siak
-
Lingkungan
BMKG Pekanbaru Catat Ratusan Hotspot Terdeteksi di 11 Kabupaten dan Kota
-
Lingkungan
Satgas Karhutla Riau Padamkan Kebakaran Pulau Rupat dan Lubuk Gaung

