MPA Dumai dan Bengkalis Praktek Penggunaan Pompa Air

Jumat, 10 Oktober 2014 20:59 WIB

DUMAI - Masyarakat Peduli Api (MPA) Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis praktek penggunaan pompa air untuk pemadaman dini kebakaran hutan dan lahan. Dengan latihan itu, jika nanti pemkab masing-masing membelikan alat tersebut, mereka sudah telaten menggunakannya. 

Praktek penggunaan pompa, dilakukan Jum’at (10/10/14) di Taman Wisata Sungai Dumai, Daerah Operasi Manggala Agni, Dumai, kerja sama Badan Pengelola Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation (BP REDD) dengan Balai Diklat Kehutanan (BDK) Pekanbaru serta Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau. 

Dalam praktek, dibuat kebakaran disekitar lokasi, kemudian pimpinan regu melakukan penilaian terhadap kebakaran, jarak, sumber air, luasan serta koordinat bahkan bisa melakukan pemadaman awal menggunakan jet suter. 

Namun, kebakaran terus meluas, maka, datanglah regu pemadaman dengan menggunakan peralatan, diantaranya pompa air, dan mereka berhasil memadamkan api. 

Dedi Hariri, Focal Point BP REDD+ Provinsi Riau disela kegiatan itu mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan sudah sesuai dengan harapan. “Kegiatan sesuai harapan, praktek tahap rangkaian pelatihan yang kita lakukan sejak hari Selasa, dan nanti penutupan, hari Sabtu. Rangkaiannya, dua hari teori, hari ini praktek, besok penutupan,” katanya disela-sela praktek. 

Ditempat yang sama Muhammadun, Widiaiswara, Balai Diklat Kehutanan Pekanbaru, menjelaskan, praktek saat itu menggunakan peralatan tangan, gebyok, skop, garuk serta mesin pemadam. 

Dengan harapan, setiap desa bisa memanfaatkan alat seadanya, bahkan dihimbau kepada pemkab diberbagai Riau untuk bisa menyiapkan alat-alat pemadaman yang bersifat sederhana tersebut, termasuk mesin pompa air. 

“Kami juga menghimbau, kalau pemda itu consent, desa bisa menyiapkan alat-alat serupa, sehingga bisa melakukan pemadaman dini, lebih awal, sebenarnya ini tidak mahal, Riau begitu kaya, masak alat-alat kayak begini tak bisa, dan mereka sudah dilatih, tak susah, mengoperasikan alat-alat seperti itu,” himbaunya.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar