• Home
  • Lingkungan
  • Meski Rusak Parah, Masyarakat Tetap Gunakan Pelra Dusun Sekawan

Meski Rusak Parah, Masyarakat Tetap Gunakan Pelra Dusun Sekawan

Syawal Selasa, 30 Januari 2018 18:01 WIB
MERANTI - Kondisi Pelabuhan Desa Beting Dusun Sekawan Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti sunguh sangat memprihatinkan,Pasalnya kondisi pelabuhan didusun sekawan tersebut benarr-benar tidak layak untuk dioprasionalkan,namun apakan daya Pelabuahan Rakyat tersebut mrupakan satu-satunya pelabuhan yang ada di Dusun tersebut.

“Namun ironisnya meski sudah mengalami kerusakan parah sejak beberpa tahun terakhir namun pelabuhan tersebut tidak kunjung diperbaiki,pada hal dengan kondisi pelabuhan yang sudah rusak parah itu masih di manfaatkan oleh masyarakat meski bahaya sentiasa mengancam mereka.

Salah seorang warga Desa Benting yang tidak mau disebutkan namanya,kepada awak Media menyebutkan,bahwa pelabuhan rakyat tersebut sudah mengalami kerusakan ssekitar lebih kurang 3 tahun,namun demikian pelabuhan itu tidak kunjungi diperbaik,sehingga sangat mencemaskan,apa di saat kita saat melewati pelabuhan tersebu,khususnya warga membawa anak-anak atau barang-barang berat lainnya”ungkapnya,

Pria yang berwatak pendiam itu juga menyebutkan,bahwa dirinya dan masyarakat desa beting lainnya sangat berharap pemerintah kabupaten kepulauan meranti maupun perintah desa  dapat  segera membangun  pelabuhan tersebut, karena pelabuhan itu merupakan satu-satunya sarana pelabuhan yang ada di Dusun Sekawan Desa Beting yang   dimaafaatkan oleh masyarakat”sebutnya.

“ Lebih baik mencegah dari pada mengpbati”,jangan sampai setelah ada korban baru mau memperbaki atau membangun baru,karena dengan kondisi pelabuhan yang rusak separah ini masih dioprasionalkan tidak menutup kemungkinan suatu saat nanti akan memakan korban, untuk itu sebelum ada korban kita minta kepada pihak desa dan Pemkab Kepuauan Meranti dapat segera mencarikan soalusinya’harapnya” tegas Pria lansing itu.

Menurutnya memang selain Pelabuhan Beting itu masih ada satu pelabuhan lagi,namun pelabuhan itu merupakan pelabuhan Kepang  jarang di maanfaatkan oleh masyarakatkarena kondisinya juga sudah rusak parah,tapi yang pastinya Pelabuhan Dusun Skawan Desa Beting itu merupakan pelabuhanrakyat yang ada di Didesa Beting ini”Ungkapnya.

Sementara itu Kepala Desa Beting Sutarno saat dikonfirmasikan melalui Sambungan Selulernya Kamis (/01/2018) lalu mennngakui dengan kondisi Pembatan tersebut,menurutnya pada tahun 2017 lalu Pihak desa sudah merencanakan untuk dianggar dalam Anggaran Dana Desa (ADD) 2017 lalu.“Namun rencana tersebut dibatalkan,  psalnya pebuhan itu juga sudah dianggarkan Oleh Pemkab Kepulauan Merati melalui Dinas Perhubungan.”ujelasnya.

Belangan kita baru tahu kalau Pelabuhan di Dusun Sekawan Desa benting tersbut ternyata tidak jadi dibangun karena adanya Rasionalisasi Anggaran 0leh pemerintah Pusat,sehingga Wancana Pembangunan Pelabuhan tersebut tertunda hingga kini”sebutnya.

Namun demikian Sutarno Juga berharap Kepada Pemerintah kabupaten Kepulauan Meranti agar pada tahun 2018 ini pelabuahn tersebut dapat d bangunatau sekurang-kuangnya dilakukan rehabilisasi”harapnya.

(swl/swl)
Tags Jembatan RusakPemkab Meranti
Komentar