- Home
- Lingkungan
- Muhammad Adil Duga Kebakaran Lahan Ada Unsur Kesengajaan
Muhammad Adil Duga Kebakaran Lahan Ada Unsur Kesengajaan
Sabtu, 15 Februari 2014 13:31 WIB
SELATPANJANG - Kalangan anggota DPRD Kepulauan Meranti menuding kebakaran lahan hutan dan Lahan (Karhutla) di beberapa kawasan perkebunan di daerah ini ada unsur kesengajaan dan diminta para pelaku harus diproses secara hukum yang berlaku.
Muhammad Adil, Anggota DPRD Kepulauan Meranti kepada media ini mengatakan, kebakaran lahan ini tidak hanya berdampak pada besarnya nilai kerugian yang dialami masyarakat pemilik kebun. Namun menimbulkan menyebabkan terjadinya pencemaran udara.
"Apalagi selama musim kemarau ini, potensi terjadinya kebakaran hutan atau lahan memang cukup besar. Dengan kondisi tanah di Meranti yang bertipikal lahan gambut, hal itu memudahkan terjadinya kebakaran," ungkap Muhammad Adil kepada media ini, Sabut (15/2/14).
Dikatakan dia, kondisi ini diperburuk lagi cuaca ekstrim yang diikuti dengan tiupan angin kencang yang membuat kebakaran bisa cepat meluas dan sulit untuk dilakukan pemadaman. Tentunya ini harus menjadi perhatian serius, terutama pihak penegak hukum.
"Di saat musim kering ini, masyarakat memang harus ekstra hati-hati akan terjadinya kebakaran lahan. Sedikit saja terbakar bisa meluas dengan cepat karena memang kontur tanah di Meranti ini rata-rata jenis gambut yang mudah terbakar," katanya.
Meskipun kebakaran lahan perkebunan yang terjadi akibat unsur ketidaksengajaan, kata dia, namun kerugian yang dialami warga sangat besar. Selain kehilangan berbagai jenis tanaman seperti sagu, karet maupun jenis tanaman lainnya ketika menanam kembali membutuhkan waktu tidak sebentar.
"Jadi sangat besar dampak dari kebakaran lahan tersebut. Masyarakat tidak hanya kehilangan lahan produktif, yang selama ini menjadi sumber pemghidupan keluarganya," ungkap politi dari Hanura ini menyikapi persoalan kebakaran hutan dan lahan di daerah ini.
Kemudian mengenai disisi lain, kejadian ini tentunya menyisakan beban moral yang sangat besar bagi warga yang lahannya tetrbakar. Apalagi untuk menanam dan mendapatkan kembali hasilnya jelas membutuhkan waktu yang lama.
"Kebakaran yang melanda Meranti ini, bukan hanya musibah, tapi sudah menjadi bencana yang harus menjadi perhatian serius Pemkab Meranti. Oleh karenannya, kejadian kebakaran lahan dan menimbulkan asap pekat untuk segera mungkin ditangani dengan cepat," pintanya.***(fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

