• Home
  • Lingkungan
  • PT Nagamas Palm Oil Klaim Kesalahan Teknis Penyebab Stearin Tumpah

PT Nagamas Palm Oil Klaim Kesalahan Teknis Penyebab Stearin Tumpah

Hadi Pramono Jumat, 28 Juli 2017 16:08 WIB
DUMAI - Insiden tumpahan minyak stearin milik perusahaan PT Nagamas Palm Oil (NPO) disebabkan adanya kesalahan tekni petugas atau human error.

Penegasan ini disampaikan Humas PT Nagamas Palm Oil, Ardi kepada sejumlah wartawan. "Kami akui tumpahan stearin disebabkan adanya kesalahan teknis petugas," katanya, Jumat (28/7/17). 

Saat itu hendak dilakukan proses loading dari tangki pengolahan ke tangki penampungan, kata Ardi, ternyata ada dua pipa yang dibuka bersamaan hingga akhirnya terjadi human error.

Padahal satu pipa sudah menyalurkan muatan ke tangki yang penuh. Akibatnya muatan stearin meluber hingga tumpah ke laut di sekitar dermaga. "Kita sudah lakukan upaya pembersihan," ujar Ardi.

Walau demikian, Ardi belum memastikan berapa total jumlah muatan stearin yang tumpah mencemari laut Kota Dumai. Sebab upaya pembersihan masih dilakukan hingga Jumat siang. 

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan ton muatan Palm Oil Stearin milik perusahaan PT Nagamas Palm Oil (NPO) tumpah ke laut di sekitar Pelabuhan Pelindo I Cabang Dumai.

Tumpahan muatan berupa fraksi dari Minyak Kelapa Sawit berceceran di perairan sekitar Dermaga Pokala. Muatan yang berceceran tampak lebih padat bila dibanding Crude Palm Oil (CPO).

Sebab muatan mengandung asam lemak, sehingga menjadi padat pada suhu normal. Muatan stearin masing menggenang di sekitar Dermaga Pokala. 

Sejumlah petugas dari NPO berupaya membersihkan tumpahan stearin secara manual. Ironisnya, pada saat kejadian tidak nampak adanya pemasangan oil boom. 

Padahal sesuai aturan, perusahaan industri pengolah minyak sawit harus menyediakan oil boom saat kejadian. Pemasangan oil boom sendiri dilakukan agar ketika ada insiden tumpahan minyak tidak menyebar kemana-mana. 

Tapi apa daya, kejadian kedua pada tahun 2017 tidak membuat perusahaan belajar dari insiden sebelumnya. Kini kasusnya masih ditangani Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai.

(adi/adi)
Tags CPOMinyak TumpahNagamasPelabuhanPelindoPencemaran Lingkungan
Komentar