- Home
- Lingkungan
- Plt Gubri Apresiasi Program Restorasi Gambut di Kepulauan Meranti
Plt Gubri Apresiasi Program Restorasi Gambut di Kepulauan Meranti
Rabu, 13 April 2016 18:22 WIB
MERANTI - Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengucapkan apresiasi atas ditunjuknya Kabupaten Kepulauan Meranti di Provinsi Riau sebagai salah satu fokus Badan Restorasi Gambut Nasional.
Program Restorasi Gambut itu diharapkan dapat memberikan dampak positif yang besar di Kabupaten Kepulauan Meranti, terutama dalam mengembangkan komoditi andalan daerah kepulauan ini yakni Sagu yang ditanam diatas lahan gambut seluas 43 Ribu hektar.
"Ini merupakan potensi yang besar apalagi jika berhasil mendorong masyarakat dalam aktifitas perkebunan diatas lahan gambut, bukan hanya memberikan dampak ekonomi di Kepulauan Meranti tetapi Riau dan Nasional pada umumnya," jelas Plt Gubri, di Sungai Tohor, Selasa.
Kedepan sesuai dengan janji Kepala BRG RI, Gubri Arsyadjuliandi Rachman berharap BRG memikirkan aspek pemasaran produk sagu Kepulauan Meranti sehingga memudahkan akses masyarakat dalam memasarkan potensi kebun andalan masyarakat Kepulauan Meranti tersebut.
Plt Gubri juga berjanji akan membantu infrastruktur jalan akses Kampung Balak - Selatpanjang sepanjang 42 kilometer, dana awal yang akan digelontorkan untuk jalan yang telah menjadi jalan Provinsi tersebut kurang lebih Rp 52 Miliar.
"Kita menargetkan tahun ini jalan tersebut sudah dapat difungsikan," ujarnya.
Dijelaskan Plt Gubri, ditahun 2016 ini sebanyak 70 persen APBD Provinsi Riau akan dibagi secara meranta untuk 12 Kabupaten Kota, dan 30 persennya diprioritaskan untuk daerah pesisir yang salah satunya adalah Kabupaten Kepulauan Meranti.
Namun meski daerah Pesisir Riau merupakan fokus APBD Provinsi namun tak semua pembangunan infrastruktur strategis dapat teratasi terutama untuk mengantisipasi abrasi dibibir pantai, di Kepulauan Meranti berada di Pulau Rangsang, Pulau Merbau dan Pulau Padang.
"APBD Provinsi Riau dan Kabupaten tak mampu, mengatasi abrasi yang terjadi disemua pulau yang menghadap ke Selat Malaka, untuk itu kami berharap bantuan dari pusat," harapnya kepada Kepala BRG dan para Deputinya.
Secara rinci kegiatan Aksi Restorasi Gambut yang dihadiri Plt Gubri di Sungai Tohor juga dikemas dengan kegiatan penandatanganan Komitmen Bersama Aksi Restorasi Gambut oleh Kepala BRG RI dan Plt Gubri.
Kemudian pembacaan Deklarasi Berdirinya Laboratorium Internasional Restorasi Gambut Tropis Kepulauan Meranti, penyerahan secara Simbolis Dimulainya Program Restorasi Gambut melalui Eksperimen Restorasi Gambut Membangun Model Etalase oleh Kepala BRG RI kepada Kepala Desa Sungai Tohor Efendi.
Selain itu Kepala BRG RI Nazir Fuad juga melakukan penyerahan dana pembangunan 20 sekat kanal, peletakan batu pertama pembangunan Tugu Jokowi, peninjauan Bangsal Sagu, meninjau Kebun Sagu rakyat, serta melakukan penanaman bibit Sagu dan Pohon Hutan Rawa secara simbolis dalam upaya pelestarian.
Sementara Rektor Universitas Riau, Aras Mulyadi dari pihak akademisi menegaskan, lahan gambut harus terus dilestarikan karena dapat menyimpan air, kaya aneka ragam hayati, pengetahuan dan kearifan lokal, sumber penghidupan masyarakat.
Kebakaran hutan adalah akibat pemanfaatan rawa gambut yang tidak bertanggungjawab, dan UNRI bertanggungjawab membantu mengkaji untuk mencari solusi terbaik penggunaan ekosistem rawa gambut.
"Universitas akan bersungguh sungguh melakukan pengkajian dan menjadikan wilayah Kepulauan Meranti sebagai Center Of Exelent," ujarnya.
Hadir juga dalam acara tersebut, Rektor UNRI, Wakil Rektor UNS, Para Deputi BRG RI, Wakil Bupati, Sekdakab Kepulauan Meranti, Asisten Setda, Kapolres, Dandim, Kajari, para Kepala Dinas, Badan dan tokoh masyarakat lainnya.
(adv/hum/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Bupati Meranti Ajak Seluruh Masyarakat Dukung Program Pembangunan
-
Sosial
Bupati Meranti Klaim Sukses Turunkan Angka Kemiskinan Meski Anggaran Minin
-
Ekbis
Sekda Klaim Kemampuan Anggaran Pemda Kepulauan Meranti Memprihatinkan
-
Hukrim
Puluhan Pengunjukrasa Geruduk Kantor Bupati dan DPRD Meranti
-
Hukrim
Korupsi Dana Desa, Dua Oknum Kades di Kepulauan Meranti Menghilang
-
Sosial
Wabup Meranti Hadiri Peringatan Ke-71 Bhayangkara dan Sunatan Massal

