- Home
- Lingkungan
- Plt Gubri Kunjungi Banjir di Rumbai Pesisir
Plt Gubri Kunjungi Banjir di Rumbai Pesisir
Selasa, 25 November 2014 12:43 WIB
PEKANBARU : Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman tinjau banjir di Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai Pesisir.
Saat peninjauan, Andi Rachman begitu dia biasa disapa gunakan sepatu boat mengingat ketinggian air ada yang mencapai hampir lutut orang dewasa.
Kunjungan ini, ditemani Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Saqlul Amri, Karo Humas Yoserizal Zein.
Ada tiga Rukun Warga (RW) yang dikunjungi Andi dan rombongan. Diantaranya RW 3, 4 dan 12. Sejumlah warga yang mengetahui kunjungan Andi dan rombongan antusias serta berharap akan ada solusi banjir yang terus terjadi setiap tahunya ini.
"Ini kalau siang sudah surut pak. Nanti sore kembali pasang kembali," kata Agus warga Jalan Tugu Pembangunan RT 2 RW 12, Selasa (25/11/14).
Selain itu, warga berharap akan ada solusi jangka panjang, agar ke depan persoalan banjir yang sudah menjadi tradisi ini. Pasalnya upaya Pemko Pekanbaru dengan cara membuat bendungan dan mesin pompa air belum kurang memberikan manfaat.
"Ada memang pak pompa air, dibuatkan bendungan. Cuma paling-paling sejam pak. Setelah itu ndak ada lagi, banjir aja terus," ungkap Agus.
(mok/mok)
Saat peninjauan, Andi Rachman begitu dia biasa disapa gunakan sepatu boat mengingat ketinggian air ada yang mencapai hampir lutut orang dewasa.
Kunjungan ini, ditemani Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Saqlul Amri, Karo Humas Yoserizal Zein.
Ada tiga Rukun Warga (RW) yang dikunjungi Andi dan rombongan. Diantaranya RW 3, 4 dan 12. Sejumlah warga yang mengetahui kunjungan Andi dan rombongan antusias serta berharap akan ada solusi banjir yang terus terjadi setiap tahunya ini.
"Ini kalau siang sudah surut pak. Nanti sore kembali pasang kembali," kata Agus warga Jalan Tugu Pembangunan RT 2 RW 12, Selasa (25/11/14).
Selain itu, warga berharap akan ada solusi jangka panjang, agar ke depan persoalan banjir yang sudah menjadi tradisi ini. Pasalnya upaya Pemko Pekanbaru dengan cara membuat bendungan dan mesin pompa air belum kurang memberikan manfaat.
"Ada memang pak pompa air, dibuatkan bendungan. Cuma paling-paling sejam pak. Setelah itu ndak ada lagi, banjir aja terus," ungkap Agus.
(mok/mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Pertamina Drilling Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Pesisir Jakarta Utara
-
Lingkungan
Sejarah dan Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023
-
Lingkungan
Minyak CPO Diduga Milik IPB Tumpah ke Laut Dumai
-
Lingkungan
Pelatihan Pengelolaan Pohon Menjadi Langkah Pekanbaru Wujudkan Kota Ramah Lingkungan
-
Hukrim
Kapolres Dumai Tindaklanjuti Aktivitas Illegal Logging Hutan Senepis
-
Lingkungan
Link Download Logo Twibbon Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022

