- Home
- Lingkungan
- Provinsi Riau Mendominasi Titik Panas di Sumatera
Provinsi Riau Mendominasi Titik Panas di Sumatera
Minggu, 08 Mei 2016 13:37 WIB
PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan kembali melanda berbagai provinsi di Pulau Sumatera. Terdeteksi hari ini ada 13 titik panas (hot spot).
Dari 13 titik itu di Sumatera, Provinsi Riau mendominasi dengan jumlah 10 hot spot. Titik panas terbanyak berada di Kabupaten Siak dengan jumlah lima titik.
"Kemudian di Kabupaten Pelalawan ada empat titik dan di Bengkalis ada satu titik," kata staf analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Slamet Riyadi Sabtu 7 Mei 2016.
Padahal secara umum, saat ini Propinsi Riau memasuki musim penghujan. Namun kondisi cuaca ternyata tidak membuat kebakaran hutan dan lahan di Riau hilang.
Kondisi cuaca di Riau membuat jarak pandang di berbagai daerah di Riau terganggu. Kabupaten Inhu, Pelalawan, Kota Dumai dan Kota Pekanbaru jarak pandang (visibility) menjadi kabur.
"Secara umum cuaca di Propinsi Riau cerah hingga berawan. Potensi hujan ringan hingga sedang yang disertai angin kencang dan petir di Riau bagian utara, tengah dan pesisir. Potensi hujan terjadi pada sore dan malam hari," ucapnya.
Sementara berdasarkan pantauan Satelit Terra dan Aqua, titik panas menyebar di provinsi lain yakni propinsi tetangga Riau, Jambi. Titik panas di Jambi terpantau ada 3.
13 Titik Panas Terpantau di Riau
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi 13 titik panas yang mengindikasikan adanya kebakaran lahan dan hutan di Provinsi Riau, Jumat (6/5/2016).
"Berdasarkan pencitraan satelit Terra dan Aqua, pada pukul 05.00 WIB hari ini terdeteksi 13 titik panas di lima kabupaten di Riau," kata Kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin.
Sugarin mengatakan, ke lima kabupaten yang terpantau adanya titik panas itu adalah Kabupaten Pelalawan lima titik, Siak empat titik, Indragiri Hilir dua titik serta Meranti dan Indragiri Hulu satu titik.
Sugarin menambahkan, dari 13 titik panas yang terpantau tersebut, empat diantaranya dipastikan sebagai titik api atau mengindikasikan adanya kebakaran hutan maupun lahan dengan tingkat kepercayaan diatas 70 persen.
Ke empat titik api tersebut terdeteksi di Kabupaten Siak, di mana seluruhnya terpantau di Kecamatan Sungai Apit.
BMKG menyatakan, sebagian besar wilayah Riau diprediksi akan kembali memasuki musim kemarau pada Mei-Agustus 2016 ini setelah wilayah tersebut mengalami musim hujan selama April lalu.
Meski begitu, ia mengatakan secara umum cuaca wilayah Provinsi Riau cerah hingga berawan dengan potensi hujan intensitas ringan hingga sedang.
Hujan yang dapat disertai dengan petir dan angin kencang berpeluang terjadi hampir di seluruh wilayah Riau terutama wilayah Riau bagian utara, tengah, dan pesisir timur pada sore atau malam dini hari.
Guna mencegah terjadinya bencana kebakaran saat memasuki musim kemarau, pemerintah setempat bersama dengan jajaran TNI-Polri telah membangun ribuan sekat kanal.
Sekat kanal tersebut dibangun untuk tetap menjaga kelembaban gambut agar tidak mudah terbakar. Selain itu, Badan Restorasi Gambut juga bertekad membangun sumur bor sebagai sumber air saat kemarau tiba.
Sementara, guna memaksimalkan penanggulangan, Satgas Udara Karlahut Riau saat ini menyediakan dua unit helikopter jenis MI-8 guna menanggulangi kebakaran lahan dengan cara pengeboman air di wilayah tersebut.
Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger mengatakan, helikopter yang diterbangkan langsung oleh pilot asal Rusia itu akan berada di Riau hingga Juni 2016 mendatang.
Ia berharap, sinergitas yang baik setiap bidang yang tergabung dalam Satgas Karlahut dapat mencegah terulangnya kebakaran yang terjadi seperti tahun-tahun sebelumnya.
(rdk/okz)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
5 Pesan Danrem 031 Wirabima Cegah Karhutla di Pelalawan
-
Lingkungan
Dinas LHK Riau Ungkap Penyebab Kebakaran Lahan Gambut
-
Hukrim
Polres Rohul Ringkus Tiga Pelaku Pembakar Kawasan Hutan Lindung Bukit Suligi
-
Lingkungan
Satgas Karlahut Riau Berhasil Padamkan Kebakaran di Dumai dan Siak
-
Lingkungan
BMKG Pekanbaru Catat Ratusan Hotspot Terdeteksi di 11 Kabupaten dan Kota
-
Lingkungan
Satgas Karhutla Riau Padamkan Kebakaran Pulau Rupat dan Lubuk Gaung

