• Home
  • Lingkungan
  • Pulau Bengkalis dan Meranti Rentan Abrasi Akibat Ombak Selat Malaka

Pulau Bengkalis dan Meranti Rentan Abrasi Akibat Ombak Selat Malaka

Roni Pratama Senin, 27 September 2021 20:49 WIB
RIAUHEADLINE.COM - Bengkalis adalah salah satu pulau terluar di Indonesia yang berlokasi di wilayah Provinsi Riau. Belakangan Pulau Bengkalis mengalami abrasi imbas hempasan ombak Selat Malaka.

Gubernur Riau, Syamsuar, mengatakan Bengkalis merupakan pulau yang berada di wilayah Pesisir Riau. Kabupaten Bengkalis berhadapan langsung dengan Selat Malaka, Negara Malaysia.

Menurutnya, wilayah Riau terutama di daerah pesisir memang cukup banyak abrasinya. Perlu dilakukan penanaman mangrove paling tidak untuk meminimalisir terjadinya abrasi di bibir pantai di wilayah Riau.

"Pulau Bengkalis menjadi salah satu daerah tempat penanaman bakau yang akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Daerah lain juga mengikuti," katanya, Senin 27 September 2021.

Adapun daerah di Kabupaten Bengkalis, yang terdampak abrasi adalah Pulau Rupat. Pulau ini masih masuk Kabupaten Bengkalis. Kemudian ada Pulau Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Kedua kabupaten tersebut sebagian besar daerahnya memiliki ketinggian 2 meter dari permukaan laut. Topografi semacam itu membuat dua kabupaten ini rentan mengalami abrasi dan air pasang," katanya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Riau, Hardianto, menyebut abrasi telah menimbulkan dampak sosial terhadap beberapa wilayah pesisir Kabupaten Bengkalis. Ia mencontohkan abrasi di Desa Teluk Papal, Kabupaten Bengkalis .

"Abrasi telah menyebabkan masyarakat setempat kehilangan lapangan bola. Perkebunan dan kuburan juga tegerus oleh ombak," terangnya seperti laporan gatracom.

Menurut Hardianto, bantuan pemerintah pusat sangat diperlukan pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan abrasi di Riau.

Pasalnya, selain dikarenakan abrasi menerpa pulau terluar Indonesia, biaya yang dibutuhkan juga dirasa berat oleh pemerintah daerah.

Adapun taksiran biaya yang dibutuhkan untuk menanggulangi abrasi sepanjang 1 kilometer mencapai Rp15 miliar. Sebagai gambaran area terdampak abrasi menembus angka 160 kilometer.

Menggunakan asumsi tersebut maka dana yang dibutuhkan untuk menanggulangi abrasi di Riau menembus angka Rp1 triliun.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan sejak Minggu kemarin telah berada di Kabupaten Bengkalis. Presiden Jokowi dijadwalkan bakal melawat ke Riau Selasa besok (28/9).

Dalam lawatan tersebut Kepala Negara bakal menyempatkan diri menanam mangrove (bakau) di tepian Pulau Bengkalis.
Editor    : Roni Pratama
Tags AbrasiGubernur RiauKepulauan MerantiMangrovePulau BengkalisPulau RangsangPulau RupatSyamsuar
Komentar