- Home
- Lingkungan
- RAPP Terus Gesa Pekerjaan Jalan Poros II Pulau Padang
RAPP Terus Gesa Pekerjaan Jalan Poros II Pulau Padang
Senin, 08 September 2014 16:10 WIB
TANJUNG PADANG - Setelah berhasil menyelesaikan pembangunan jalan poros desa tahap pertama sejak beberapa bulan lalu, kini perusahaan PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) kembali melanjukan progres pembangunan jalan poros desa di Pulau Padang tahap kedua.
Saat ini pengerjaan pembangunan jalan poros tahap dua di desa Pulau Padang itu sudah mencapai panjang sekitar 2 Kilometer. Pembangunan jalan poros dari sepanjang 12 Kilometer itu semuanya dibangun oleh PT. RAPP.
Pada tahap pertama lalu, pihak PT.RAPP telah menyelesaikan pengerjaan jalan poros tersebut sepanjang 5 KM dan untuk tahap kedua sudah selsai dikerjakan lebih kurang sekitar 2 KM.
Artinya masih tersisa sekitar 5 KM lagi yang saat terus di gesa pembangunannya oleh pihak perusahaan RAPP tersebut. Diperkirakan pengerjaan tahap dua sepanjang 7 km yang pekerjaannya terus digesaa ini ditargetkan selesai akhir tahun 2014 ini.
Jalan poros itu sangat diharapkan oleh masyarakat karena selain merupakan urat nadi perekomomian masyarakat, jalan Poros tersebut juga akan membuka akses dua desa dan 6 Dusun di wilayah Kecamatan Tasik Putri Puyu yakni (Desa Putri Puyu dan Desa Tanjung Padang) Dusun Sei Hiu, Sukajadi, Sungai Mata, Dakal, Tanjung Padang dan dusun Sungai Labu.
Program Community Development (CD) Officer RAPP, Yandi Masnur mengatakan pengerjaan jalan poros ini (pengerasan/ penimbunan) menggunakan sistem Geotextile TS 70 dengan lebar 6.5 meter dan ketebalan 40 cm.
Dengan selesainya pekerjaan jalan tersebut, tentunya memperlancar transportasi masyarakat di wilayah tersebut, terutama bagi masyarakat yang membawa hasil tani mereka untuk dipasarkan dan tidak lagi mengalami kesulitan sebagaimana sebelumnya.
Dalam membangun kegiatan ini, pihaknya bekerjasama dengan kontraktor dan tenaga kerja lokal sebagai upaya pemberdayaan masyarakat tempatan khususnya masyarakat Pulau Padang dan sekitarnya.
“Saat ini Pembangunan jalan poros tgersebut, terus digesa, meski adanya hambatan faktor cuaca, sehingga kalau hujan, terpaksa kita tunggu dulu. Dalam Pengerjaan jalan tersebut, kita gunakan tenaga kerja lokal, mulai dari pengukuran, pemadatan, penimbunan dan sebagainya,” kata Yandi.
Sementara itu Salah seorang Tokoh Masyarakat Dusun Sei Hiu, Desa Tanjung Padang, Aizan (38), mengaku dirinya bersama masyarakat desa merasa sangat terbantu dengan adanya pembangunan jalan poros desa.
"Sebab, selama ini sejak bertahun-tahun lalu, ketika musim hujan, jalan tersebut akan hancur dan belumpur sehingga tidak bisa dilewati, jangankan mau mengunakan kebndaraan untuk berjalan kaki saja kita harus hati-hati saat melintas jalan tersebut," sebutnya.
Dengan ada pembangunan jalan Poros oleh pihak PT.RAPP itu tetntunya kita khusunya masyarakat di Dua Desa Enam dusun ini merasa sangat terbantu.
"Kami masyarakat menyambut gembira dengan dibangunannya jalan poros yang menhubungkan desa pulau Padang dengan desa Putri puyu itu. Saat ini kita sudah mulai merasakan manfaatnya dengan kehadirnya RAPP di desa kami," ucapnya.
Saat ini akses jalan lebih kurang sepajnag 7 KM sudah tersbuka dari 12 KM yang di rencankan oleh Pihak PT.RAPP tersebut. "Kita berharap hingga akhir tahun 2014 akses jalan sepanjang 12 km itu akan selesai dikerjakan oleh pihak kontraktornya, sehingga masyarakat dapat menikamtinya," harapnya.
Dikatakan Aizan, kehadiran PT.RAPP, di Desa Pulau padang itu ternyata ada manfaatnya, saat satu persatu manfaatnya sudah dapat di rasakan oleh masyarakat selain dibangunnya infrastruktur dan terbukanya akses jalan di desa.
"Pihak PT.RAPP telah banyak membantu beasiswa untuk anak kami. Termasuk kemudahan lainya juga sudah dapat dirasakan oleh kalangan masyarakat disini termasuk ketika ada masyarakat yang sakit yang dulunya kami susah bawa orang sakit ke Bengkalis, tapi sekarang sudah ada speedboat dari RAPP," katanya.
Untuk diketahui ,Aizan merupakan salah satu warga tempatan yang berani memulai usaha sebagai kontraktor manpower dan transportasi di RAPP Estate Pulau Padang. Saat ini, ia sudah sudah bisa memberi lapangan pekerjaan bagi 30 orang warga desanya untuk bekerja di berbagai bidang di sana.
“Dulu saya ini hanya petani kecil, trus kerja sebagai pembalak liar juga, tapi sekarang Alhamdulillah, saya bisa menambah penghasilan dan bisa juga membawa warga lain untuk bekerja,” katanya.
Sementara itu, Koordinator Proyek Jalan Poros, Zaini, mengaku sejauh ini pengerjaan jalan poros lancar dan tidak ada kendala. Meski tingkat curah hujan masih tinggi, ia dan para pekerja lainnya mampu mengerjakan sepanjang 150 meter setiap harinya.
Untuk diketahui bersama saat pihak POerusahaan Kertas tersebut dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, RAPP juga terus menggelar berbagai program CD kepada masyarakat di Desa-desa sekitar wilayah operasional di Pulau Padang.
Sejumlah kegiatan itu antara lain, program kesehatan dengan memberikan paket gizi ke Posyandu, program pendidikan dan beasiswa bagi siswa-siswi SMA kurang mampu secara ekonomi, bantuan pembangunan Masjid, Pembangunan Jalan Poros, Bantuan Kabel Listrik, dukungan terhadap kegiatan masyarakat seperti pertandingan olah raga, kegiatan keagamaan dan lainnya, kemudian juga ada bantuan peralatan komputer bagi Desa Putri Puyu dan program-program bermanfaat lainnya.***(fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

