• Home
  • Lingkungan
  • Rakor di Rohil, Gubernur Riau Minta Dalang Pelaku Karhutla Ditangkap

Rakor di Rohil, Gubernur Riau Minta Dalang Pelaku Karhutla Ditangkap

Sabtu, 15 Maret 2014 12:04 WIB

BAGANSIAPIAPI - Gubernur Riau Annas Maamun memimpin rapat koordinasi (Rakor) kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Pemerintah Kabupaten Rohil. Dia menekankan, agar pengusaha dalang pembakaran dan pencaplokan lahan ditangkap. 

Rakor digelar, Jumat (14/3/14) di lantai IV kantor bupati,bersama forkopimda Rohil, kadis, camat, serta penghulu. Berulang-ulang Annas Maamun meminta kepada Kapolres Rohil AKBP Tonny Hermawan,R.Sik, agar menangkap pemilik lahan yang tidak sesuai aturan. 

Annas mengaku berkeliling meninjau kebakaran hutan dan lahan di Siak, Dumai dan Rohil, sebagaimana kesepakatan dengan aparat, perlu dilakukan pencegahan. 

"Saya kan sekarang keliling, semalam dari Siak, Dumai, Rohil,kita sebagaimana kesepakatan dengan Kapolres, pencegahan lebih utama. Asal ada orang buka hutan tangkap. Kemudian orang-orang buka lahan tanpa izin selama ini,tangkap. Kita harus kita larikan ke hukum," tegas Annas. 

Sebab, Annas menilai, yang membuka lahan bukan masyarakat kecil, tapi pemodal yang datang dari Sumatera Utara. "Masyarakat yang kecil-kecil ini tukang kerjakan aja. Pemodal ini yang perlu ditangkap sekarang," katanya. 

Pemodal ini menurut Annas bukan dalang kebakaran lahan, tapi dia mau buat kebun di Riau, tanpa izin, dia beli tanah, cari harta dan kekayaan, orang lain dikorbankan. Olehkarena itu, dirinya malam itu juga akan berangkat antara ke Dumai atau ke Pekanbaru, menanti kedatangan Kapolri dan Presiden, sambil melihat situasi. 

"Saya mau menertibkan, kebun-kebun yang tidak punya izin. Kemudian kebun-kebun yang punya izin, melebihi. Dia dikasih 5.000, dia buat 7.000. Tidak bisa, kelompok tani, pakai izin. Koperasi pakai izin, tak ada tu, bohong tu. Kelompok tani istimewa, tak ada tu, semua harus pakai izin," tegasnya lagi.***(nop)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar