- Home
- Lingkungan
- Riau Tunggu Helikopter Bantuan Menteri LHK untuk Pencegahan Karhutla
Penetapan Status Darurat Karhutla Tunggu Persyaratan
Riau Tunggu Helikopter Bantuan Menteri LHK untuk Pencegahan Karhutla
Jumat, 13 Januari 2017 18:06 WIB
PEKANBARU - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau, Yulwiriati Moesa tengah menunggu helikopter yang dijanjikan Menteri LHK, Siti Nurbaya untuk mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah kehutanan Riau.
"Helikopter dari Kementerian LHK akan diturunkan ke Riau dan Kalimantan. Kami tengah menunggu itu," kata Bu Yul (sapaan akrab Yulwiriati Moesa) saat mengikuti rapat koordinasi (Rakor) Karhutla di ruang Kenanga, Kantor Gubernur Riau, Jumat (13/1/17).
Sehingga, kata Yul, dalam waktu dekat Dinas LHK dapat melakukan pencegahan menggunakan heli bantuan LHK. Salah satunya untuk membantu pencegahan dan penanggulangan karhutla di lokasi-lokasi yang sulit terjangkau.
Diungkapkan Yul, Selasa (10/1/2017) lalu, ia meninjau langsung lokasi kebakaran hutan di Bukit Betabuh, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Hasilnya, ia mengetahui kondisi nyata di lapangan yang kesusahan dalam memadamkan kebakaran di daerah perbukitan.
"Kemarin saya sempat menggelar pertemuan usai melihat kondisi kebakaran di Bukit Betabuh. Kendala yang ditemui itu soal keterbatasan peralatan. Jadinya, tim pemadam kesulitan menjangkau titik-titik api yang ada di perbukitan," tuturnya.
Disisi lain untuk menjadikan status Provinsi Riau menjadi siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), minimal harus ada dua kabupaten/kota yang terlebih dahulu menyatakan sudah siaga darurat di daerah.
"Minimal dua, saat ini kita dorong beberapa kabupaten seperti Kuansing dan Rohil agar menaikkan statusnya. Kalau sudah ada dua, provinsi akan menetapkan siaga," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Hijazi.
Setelah itu, kata Hijazi yang didampingi Kepala BPBD Provinsi Riau Edward Sanger, mengatakan akan mengerahkan seluruh peralatan yang ada dan satgas untuk berjaga di seluruh wilayah yang rawan kebakaran.
"Dengan begitu kita bisa antisipasi sejak dini. Semuanya kita daya gunakan, mulai dari peralatan dan logistik," tutunya.
Ia pun mengimbau kepada seluruh kabupaten dan kota yang ada di Riau untuk segera membahas kesiapan wilayahnya masing-masing dalam antisipasi bencana kebakaran dan melaporkannya ke provinsi. Sehingga, diharapkan Provinsi Riau bisa lebih cepat menetapkan siaga darurat karhutla.
(rdk/mcr)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
5 Pesan Danrem 031 Wirabima Cegah Karhutla di Pelalawan
-
Lingkungan
Dinas LHK Riau Ungkap Penyebab Kebakaran Lahan Gambut
-
Hukrim
Polres Rohul Ringkus Tiga Pelaku Pembakar Kawasan Hutan Lindung Bukit Suligi
-
Lingkungan
Satgas Karlahut Riau Berhasil Padamkan Kebakaran di Dumai dan Siak
-
Lingkungan
BMKG Pekanbaru Catat Ratusan Hotspot Terdeteksi di 11 Kabupaten dan Kota
-
Lingkungan
Satgas Karhutla Riau Padamkan Kebakaran Pulau Rupat dan Lubuk Gaung

