• Home
  • Lingkungan
  • Rusak Kebun Warga, Dua Ekor Gajah Sumatera di Inhil Dievalukasi

Rusak Kebun Warga, Dua Ekor Gajah Sumatera di Inhil Dievalukasi

Wili Hidayat Minggu, 22 Agustus 2021 14:34 WIB
PEKANBARU - Merusak kebun warga dua ekor gajah Sumatera di Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hilir dievakuasi dan translokasi oleh Tim Gabungan.

Tim gabungan terdiri dari Balai Besar KSDA Riau, Balai TNTN, Polsek Peranap, Koramil 05 Peranap, Yayasan TNTN, PT.Rimba Peranap Indah (PT. RPI), PT. Rimba Lazuardi (PT. RLZ) dan PT. Bintang Riau Sejahtera (PT. BRS).

Evakuasi dan translokasi dua ekor Gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) liar remaja berjenis kelamin jantan dilakukan karena kedua satwa tersebut telah merusak kebun warga di sekitar Kecamatan Peranap tepatnya di Kelurahan Peranap dan Desa Semelinang Darat selama kurang lebih 1 (satu) bulan.

"Sebelumnya Tim gabungan telah beberapa kali melakukan upaya penggiringan ke habitatnya namun belum berhasil. Selain itu, telah ditemukan beberapa barang yang diduga mengancam hidup Gajah liar ini, sehingga perlu dilakukan langkah translokasi," terang Kepala Bidang KSDA Wil. I, Andri Hansen Siregar.

Terkait translokasi gajah, Andri Hansen mengatalan bahwa sudah dilakukan mobilisasi seluruh Tim ke lokasi dilakukan termasuk 3 (tiga) ekor Gajah latih PLG Minas (Bangkin, Indah dan Yopi). 

Koordinasi dan sosialisasi kegiatan kepada pihak pemerintah daerah maupun aparat setempat dilakukan, termasuk Camat Peranap, Lurah Peranap, Kades Semelinang Darat, Baturijal, Kapolsek Peranap, Danramil 05 Peranap serta tokoh masyarakat.

"Tim gabungan melakukan briefing. Posko Tim berada di rumah dinas Camat Peranap," tambahnya.

Kamis,19 Agustus 2021, pukul 02.30 dini hari, Tim medis dan Tim evakuasi bersama Gajah latih tiba di lokasi. Gajah latih ditempatkan di kebun masyarakat yang telah disepakati. Koordinasi keamanan saat pelaksanaan maupun akses jalan dari lokasi evakuasi menuju translokasi segera disiapkan.

Sore nya sekitar pukul 18.00 wib, Gajah liar mendekati dan makan bersama dengan Gajah latih. Tim akhirnya memutuskan segera dilakukan tindakan evakuasi.

Sekitar pukul 24.00 wib, dua Gajah liar berhasil ditangkap. Proses evakuasi berjalan cukup panjang hingga akhirnya pukul 04.00 wib dini hari, kedua Gajah telah dinaikkan ke dalam mobil angkut.

"Jumat, 20 Agustus 2021 pukul 04.00 wib dini hari, langsung dilakukan translokasi Gajah liar yang diberi nama "Kaesang dan Dodo" menuju kawasan Taman Nasional Teso Nillo (TNTN) dengan akses melewati PT BRS, PT. RPI dan PT. RLZ," terangnya.

Setiba di lokasi pelepasliaran yaitu di perbatasan antara konsesi PT. RPI/PT. RLZ dan kawasan TNTN, gajah liar berhasil dilepasliarkan dan bergabung dengan kelompoknya yang berada pada salah satu kantong Gajah yang ada di Provinsi Riau.

Kepala Bidang KSDA Wil. I, Andri Hansen Siregar mengapresiasi seluruh pihak yang telah bersama melakukan upaya evakuasi dan translokasi. Apresiasi juga diberikan untuk seluruh masyarakat Kecamatan Peranap dan sekitarnya yang telah kondusif serta tidak anarkhis terhadap satwa Gajah sumatera.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Editor    : Hadi Pramono
Sumber : Rilis Media
Tags berita inhilBerita Riaugajah sumaterainhil terkiniperanapriau hari iniRiau TerkiniSatwa Liar
Komentar