- Home
- Lingkungan
- Terjadi Macet Sepanjang 2 KM di Siak karena Jalan Rusak
Terjadi Macet Sepanjang 2 KM di Siak karena Jalan Rusak
Rabu, 20 November 2013 09:01 WIB
SIAK - Kemacetan terjadi sepanjang 2 KM di jalan lintas Simpang Km 11 Buatan, Siak menuju Pelalawan, tepatnya di dekat Asrama Polsek Lubuk Dalam. Hal ini terjadi akibat Hujan Lebat yang terjadi pada Selasa dini hari, (19/11/13).
Sementara bahagian ruas jalan tersebut masih tanah, akibatnya menjadi lumpur yang sangat sulit dilalui kendaraan baik roda 2 ataupun roda 4 atau yang lebih besar.
Menurut keterangan warga yang tinggalnya pinggir jalan tersebut, Roni (57) hujan terjadi sekitar pukul 2 pagi, tidak lama dari itu dirinya menyaksikan beberapa mobil mulai kesulitan melintasi jalan tersebut, tidak lama kemudian beberapa mobil trailerterlihat berhenti di ruas jalan tersebut.
Kanit Lantas Polsek Lubuk Dalam, Brigadir Samuwel Zon menyampaikan, dari subuh hingga pukul 9.00 wib kondisi jalan masih macet, polisi berusaha mengatur lalulintas namun hanya satu dua kendaraan yang bisa melintasi jalan tersebut.
"Sudah hampir 5 jam kami di lapangan mengatur lalulintas, sebenarnya tidak terlalu banyak kendaraan yang lewat, namun kondisi jalan yang parah mengakibatkan kendaraan tidak bisa melintas, dan akhirnya terjadi kemacetan," ujarnya.
Untuk diketahui, Kondisi ruas jalan yang rusak ini tidak jauh dari kantor kecamatan Lubuk Dalam, dan itu merupakan satu-satunya ruas jalan menuju kota kabupaten Siak, hal ini tentunya mengganggu akses masyarakat untuk menuju kota kabupaten, sementara kerusakan sudah lama terjadi namun hingga saat ini belum tampak ada sinyal perbaikan.
Camat Lubuk Dalam, Mursal.S.Sos saat dimintai keterangan melalui telephon Celuler menjelaskan, dengan adanya kejadian serupa yang sering terjadi, pihaknya berupaya mengajukan perbaikan pada instansi terkait. Dirinya mengaku belum ada informasi pasti kapan jalan tersebut akan diperbaiki.
Informasi yang dirangkum , ruas jalan tersebut merupakan jalan Propinsi, yang mana perawatan dan pembangunannya merupakan tanggungjawab Propinsi Riau.***(vila)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Pertamina Drilling Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Pesisir Jakarta Utara
-
Lingkungan
Sejarah dan Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023
-
Lingkungan
Minyak CPO Diduga Milik IPB Tumpah ke Laut Dumai
-
Lingkungan
Pelatihan Pengelolaan Pohon Menjadi Langkah Pekanbaru Wujudkan Kota Ramah Lingkungan
-
Hukrim
Kapolres Dumai Tindaklanjuti Aktivitas Illegal Logging Hutan Senepis
-
Lingkungan
Link Download Logo Twibbon Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022

