• Home
  • Lingkungan
  • Wabup Rohul Sebut 90 Persen Karhutla Disebabkan Kelalaian

Wabup Rohul Sebut 90 Persen Karhutla Disebabkan Kelalaian

Selasa, 17 Februari 2015 16:08 WIB
ROKAN HULU - Menurut Wakil Bupati Rokan Hulu (Rohul) Ir. H. Hafith Syukri MM, 90 persen penyebab kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) disebabkan faktor kelalaian perusahaan dan masyarakat.

Isu Karhutla yang sedang jadi bahan sorotan saat ini menjadi pembahasan dalam sambutan Wabup Hafith pada Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) tingkat Kabupaten Rohul di lapangan Kantor Bupati di Komplek Perkantoran Bina Praja, Kota Pasirpangaraian, Selasa (17/2/15).

Wabup Hafith mengatakan menurut peraturan Gubernur Nomor 5 Tahun 2015, dibahas tentang penanggulangan dan pencegahan Karhutla di Provinsi Riau.

Dirinya menduga, banyak oknum masyarakat yang membuka lahan dengan cara membakar lahan. Dan melalui HKN itu, Wabup mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan perkebunan atau perumahan dengan cara membakar.

Dinas Kehutanan dan Perkebunan serta Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Rohul diminta menjalankan tugas dan fungsi pokok dalam melindungi kawasan hutan di wilayahnya.

"Bukan hanya melindungi saja, tapi ketika terdeteksi ada titik api agar cepat tanggap untuk ikut memadamkan," kata Wabup Hafith.

Diakui dirinya, Pemkab Rohul akan berkoordinasi dengan seluruh Kepala Desa/ Lurah tersebar di 16 kecamatan, agar ikut mensosialisasikan tentang Karhutla. Kades/ Lurah harus bisa memberikan pemahaman tentang cara pencegah dan penanggulangan Karhutla.

Wabup Hafith mengakui di daerahnya masih nihil titik api. Meski demikian, Pemkab Rohul melalui SKPD terkait harus rutin memantau titik api. Terutama, kawasan rawa gambut seperti di Kecamatan Kepenuhan dan Bonaidarusalam menjadi titik fokus pengawasan.

"Kedua tempat tersebut akan menjadi fokus utama kita," jelasnya.

Menurut Wabup, saat kemarau, biasanya kawasan rawa gambut akan mengalami kekeringan hingga kedalaman satu setengah meter. Kekeringan itu menjadi rawan Karhutla.

"Untuk itu, kita akan menutup kanal-kanal yang mengalir ke perkebunan sawit. Sehingga, rawa gambut ataupun tanah gambut menjadi lembab kembali," ujarnya.

Selain membahas Karhutla, pada Upacara Peringatan HKN diikuti seluruh PNS, honorer dan pejabat di lingkungan Pemkab Rohul, Wabup Hafith juga mengimbau seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah. menjalankan fungsinya sebagai abdi negara dan juga abdi masyarakat.

(zal/rtc) 
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar