- Home
- Lingkungan
- Warga Minta Pemkab Bengkalis Anggarkan Proyek Turap
Warga Minta Pemkab Bengkalis Anggarkan Proyek Turap
Sabtu, 11 Januari 2014 13:04 WIB
BENGKALIS - Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) diminta untuk menganggarkan proyek pembangunan turap parit di dusun Wonosari Barat Desa Wonosari Kecamatan Bengkalis.
Proyek tersebut sangat urgen untuk mencegah kerusakan jalan utama yang saat ini sudah mulai retak-retak.
'Bisa kita lihat di lapangan kalau jalan beton arah ke Wonosari Barat tersebut sudah mulai retak-retak. Bahkan di beberapa titik sudah turun karena tekstur tanah di bawahnya labil akibat ada parit besar di samping jalan tersebut. Itu sebabnya parit besar tersebut perlu diturap,' ujar tokoh masyarakat Desa Wonosari, Ruslan, kemarin.
Ruslan mengatakan, saat dirinya menjabat kepala desa Wonosari, setiap tahun pihaknya mengusulkan proyek turap. Alhamdulillah, mendapat respon positif dari Pemkab Bengkalis hanya saja volumenya kurang panjang.
Proyek turap yang dibangun saat ini masih belum sebanding dengan panjangnya parit. Dirinya berharap agar proyek turap untuk desa tersebut bisa dianggarkan lagi sesuai dengan panjang parit yang belum diturap.
'Saya lihat di desa-desa lain proyek turapnya bisa panjang-panjang. Harapan saya desa Wonosari, khususnya yang di Wonosari Barat bisa dapat juga. Karena kalau terlambat, kita khawatir jalan utama tersebut bisa runtuh,' kata Ruslan.
Apa yang disampaikan itu menurut Ruslan bukan menakut-nakuti tapi fakta. Sebagai contoh pada akhir tahun 2011 lalu, jalan Prapat Tunggal Kecamatan Bengkalis longsor. Waktu itu, jalan beton sepanjang 10 meter amblas berikut halaman rumah warga. Bahkan satu rumah warga nyaris ikut terbawa longsor.
'Kalau musibah sudah terjadi, tentu proses perbaikannya akan lebih mahal dan sulit. Disisi lain aktifitas warga juga bisa terhambat. Untuk itu, saya kira pembangunan turap untuk parit Wonosari Barat tersebut harus terus dilanjutkan,' ujar cCaleg Bengkalis dari partai Golkar tersebut.***(and/hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kecelakaan Kapal Pekerja Migran di Pulau Rupat, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Pendidikan
Hari Pramuka ke-65, Logo dan Tema Resmi 2026
-
Politik
DPRD Riau Masuk Tahap Akhir Penanganan Parisman dan Indra Gunawan
-
Ekbis
BRK Syariah Didorong Jadi Mitra Perbankan Perusahaan di Riau
-
Pendidikan
Keracunan MBG di Dumai, 45 Siswa Dirawat
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?

