Dishub Dumai Terus Berjuang Pengelolaan Bandara Pinang Kampai
Senin, 21 Maret 2016 18:12 WIB
DUMAI - Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Perhubungan setempat terus memperjuangkan hak pengelolaan penuh bandara Pinang Kampai melalui lobi ke pusat karena pada 2018 status pinjam pakai akan berakhir dari PT Pertamina.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, Bambang Sumantri, menyebutkan berbagai upaya terus dilakukan dengan melobi sejumlah kementerian, diantaranya, Perhubungan, Keuangan, ESDM dan Polhukam agar bandara bisa diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah.
"Kita akan berupaya merebut hak kewenangan mengelola bandara sebelum berakhir status pinjam pakai dari Pertamina untuk kepentingan sarana transportasi udara bagi masyarakat umum," katanya kepada sejumlah awak media, Senin (21/3/16).
Dijelaskan bila pemerintah daerah tidak berupaya mengambil hak pengelolaan bandara ini maka dikhawatirkan tidak bisa melakukan pengembangan dan memberikan pelayanan optimal terhadap moda transportasi umum udara itu.
Selama pengelolaan bandara dengan status hak pinjam pakai dari Pertamina, Pemkot Dumai terus mengalokasikan dana operasional ratusan juta rupiah demi kepentingan masyarakat umum, namun tidak bisa melakukan pengembangan.
"Status hak pinjam pakai membuat kita terkendala melakukan pengembangan seperti menambah panjang landasan pacu dan membuka penerbangan pesawat boeing, karena itu diperlukan kewenangan penuh mengelola bandara tersebut," jelasnya.
Perjuangan merebut hak kelola penuh bandara yang dilakukan sejak beberapa tahun lalu, diakui dia, sebelumnya juga dilakukan koordinasi dengan Pertamina Pusat, SKK Migas dan menjalani proses sertifikasi oleh tim Kemenhub RI.
Selama dikelola pemerintah daerah, otoritas bandara terus mengupayakan pelayanan penerbangan umum untuk masyarakat luas, namun hingga kini penerbangan baru bisa dilaksakan oleh pesawat jenis Fokker berkapasitas 100 penumpang.
"Proses perjuangan ini cukup panjang tapi kita akan terus berusaha agar pusat mau memberikan hak kelola bandara dan mendukung anggaran pembangunan sektor perhubungan di Dumai," harapnya.
Saat ini Bandara Dumai telah membuka pelayanan penerbangan carteran untuk karyawan dua perusahaan besar yaitu Pertamina dan Chevron dengan maskapai pesawat Pelita Air, kemudian Trans Nusa rute Dumai-Jakarta, Dumai-Batam untuk masyarakat umum.
(ant/ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
SEBARAN 4.0, Perwira Kilang Pertamina Dumai Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran
-
Ekbis
Management Walkthrough & Safari Ramadhan Direksi Pertamina Drilling
-
Ekbis
Bulan K3 2025, Kilang Dumai Komitmen Keselamatan Kerja dan Keberlanjutan Lingkungan
-
Lingkungan
Pertamina Drilling Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Pesisir Jakarta Utara
-
Nasional
Ini Alasan Presiden Jokowi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila di Blok Rokan
-
Ekbis
Usai Isi Biosolar, 23 Mobil Mitsubishi Pajero Mati Mendadak di Dumai

