Dishub Pekanbaru Angkat Tangan Urus KM Bandar Senapelan
Minggu, 17 Januari 2016 13:22 WIB
PEKANBARU - Belum genap setahun di-launching, operasional bus air KM Bandar Senapelan terancam terhenti. Kapal hibah dari pemerintah pusat untuk Kota Pekanbaru ini menyedot dana operasional yang tak sedikit.
Sementara kondisi di lapangan, nyaris tak ada masyarakat yang memanfaatkannya sebagai jasa transportasi sungai. Demikian disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pekanbaru, Aripin, kemarin.
"Memang sepi penumpang. Benar yang dikatakan anggota DPRD Pekanbaru. Dari Pelabuhan Sungai Duku sampai Melebung, paling banyak hanya lima penumpang saja. Karena itu lebih baik tidak dioperasikan. Biaya operasinya sangat tinggi, sementara penumpang tidak ada," katanya.
Untuk sekali jalan saja, Aripin menyebutkan perlu biaya hingga Rp2 juta. Sedangkan tiket bus air dijual Rp15 ribu sekali jalan. Jika hanya diisi oleh lima penumpang, uang yang terkumpul hanya Rp75 ribu. Jumlah ini jelas tidak bisa menutupi biaya operasional harian bus air.
Karena tidak sebanding dengan pendapatan, Dishubkominfo memutuskan untuk tahun ini, Bus Air Senapelan tidak lagi melayani penumpang umum. Aripin mengatakan, bus air bakal dijadikan alat transportasi khusus untuk wisata sungai. Aripin yakin, bus air akan lebih menguntungkan jika disewakan kepada pengusaha atau wisatawan.
"Sebenarnya kami ada rencana untuk sewakan saja karena bisa lebih menguntungkan. Melihat kondisi saat ini, penumpang hanya lima orang sementara biaya operasional sangat tinggi sekali. Kalau memang dianggarkan pemerintah, ya kami sih tidak masalah. Tetapi rasanya tidak menguntungkan," katanya.
Aripin menambahkan, sebenarnya Dishub tak ingin bus air bersandar terus di pinggir Sungai Siak. Untuk itulah muncul solusi penyewaan bagi wisatawan.
"Kalau menurut kami jika untuk wisata menyusuri Sungai Siak lebih baik. Ini rencanannya. Jika terus memaksa menggunakan anggaran pemerintah, maka akan merugi terus. Masyarakat lebih memilih kendaraan angkutan umum atau pribadi ketimbang pakai bus air," kata Aripin.
(rdk/rpc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
DPRD Pekanbaru Sahkan Ranperda Keuangan dan Administrasi
-
Hukrim
Kinerja Tim Saber Pungli Pekanbaru Dipertanyakan
-
Kesehatan
Walikota Pekanbaru Bantah Pemberitaan Pejabat Pemko Keracunan Makanan
-
Kesehatan
Dinas Kesehatan Riau Siagakan Tim Medis 24 Jam Selama Lebaran
-
Ekbis
Dishub Pekanbaru Kembali Amankan Duaa Taksi Uber
-
Sosial
Gubri Minta Wako Pekanbaru dan Bupati Kampar Perbaiki Layanan Publik

