• Home
  • Maritim
  • Dislutkan Meranti Gelar Patroli Laut Bersama Tim Terkait

Cegah Ilegal Fishing

Dislutkan Meranti Gelar Patroli Laut Bersama Tim Terkait

Jumat, 19 Desember 2014 14:03 WIB
MERANTI : Guna menyelamatkan sumber daya laut dan sekaligus menindaklanjuti intruksi pemerintah pusat terhadap aktivitas ilegal fishing di Kabupaten Kepulauan Meranti, dari oknum tidak bertanggungjawab, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Kelautan dan Perikanan bersama jajaran TNI-Polri-Syahbandar melakukan patroli laut di perairan Selat Malaka.

Patroli bersama di perairan Meranti tersebut dilakukan di dua pulau yakni pulau Tebing Tinggi dan Pulau Rangsang. Patroli bersama tersebut merupakan kali pertama dilakukan dalam upaya menjegah terjadi pencurian ikan di peraian Indonesia oleh nelayan asing dari berbagai Negara yang terkadang segaja datang  ke perairan Indonesia untuk melakukan penangkapan ikan secara illegal.
 
Patrolit yang melibatkan berbagai unsure tersebut dilakukan di peraiaran pulau Meranti   terutama di pulau-pulau yang berhadapan langsung dengan Selat Malaka. Dalam patroli perdana yang dilakukan, Kamis (18/12) kemarin hasilnya masih nihil, namun jika kedapatan ada nelayan asing yang melakukan praktek pencurian ikan di perairan Indonesia tersebut maka bakal ditindak tegas oleh Dislutkan Meranti.

Patroli laut ini tim menggunakan kapal patroli milik Dislutkan Meranti. Patroli di mulai dengan mengelilingi pulau Tebing Tinggi, setelah itu berlanjut ke Pulau Rangsang. Selama di perjalanan anggota tim terus mengawasi dan memantau kapal-kapal milik nelayan. Bahkan bagi sejumlah nelayan tim menyempatkan diri singgah dan berkomunikasi dengan para nelayan yang sedang dalam kesibukan menangkap ikan. 

"Semua nelayan yang disinggahi itu merupakan nelayan asal Kepulauan Meranti. Dalam kesempatan itu tim berpesan agar kepada para nelayan dapat melaporkan kepada Dislutkan atau tim jika melihat dan mencurigai adanya kapal asing yang berniat untuk melakukan pencurian ikan diwilayah Kepulauan Meranti," ucap Kepala DInas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Kepulaun Meranti Askandar.

Diaktakan Askandar, saat ini Pemerintah Pusat melalui Kementrian Perikanan dan Maritim sudah mulai memberikan tindakan tegas kepada para nelayan asing yang berani mencoba melakukan pencurian ikan diwilayah Indonesia. Hal itu juga yang ditindak lanjuti oleh Pemkab Meranti yang menjadi wilayah terdepan indonesia bagian wilayah Provinsi Riau.
 
Karena melihat potensi adanya aktivitas ilegal fishing tersebut jua lah yang mendasari Dislutkan melakukan aksi nyata dengan Berpatroli tersebut. Dislutkan mengaku patroli tersebut akan dilakukan minimal setiap bulannya.guna  mencegah terjadinya ilegal fishing diwilayah Kepulauan Meranti. Walaupun ini perdana, namun aksi ini akan kita lakukan secara berkelanjutan minimal satu kali dalam sebulan.
 
Diakui Askandar, dalam patroli tersebut pihaknya melibat berbagai unsure yang diantaranya dengan melibatkan Angkatan Laut, Polres Kepulauan Meranti, dan pihak Syahbandar, serta pihak terkait lainya. Dengan melakukan patroli bersama tersebut, membuktikan bahwa pihaknya tidak main-main melakukan pengawasan terhadap kondisi perikanan di wilayah perairan Indonesia terkhusus di Kepulauan Meranti.

(fan/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Maritim
Komentar