KPID Riau Bentuk Komunitas Cerdas Media di Kabupaten Bengkalis
Minggu, 29 September 2013 18:35 WIB
BENGKALIS, RIAUHEADLINE.COM- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau membentuk Komunitas Cerdas Media Kabupaten Bengkalis. Pembentukan komunitas yang diberinama “Kacambah” ini berlangsung di salah satu hotel di Bengkalis, Ahad (29/9/13).
Terpilih sebagai Ketua Agus Supriadi melalui voting terbuka. Sementara Sekretaris Zuliat dan Bendahara Deli Andriani. KCM ini sendiri terdiri dari sejumlah unsur, seperti mahasiswa, pemuda, lembaga swadaya masyarakat dan praktisi media khususnya televisi dan radio. Pembentukan KCM Bengkalis ini dihadiri Ketua KPID Riau, Zainul Ikhwan beserta anggota komisioner dan Ketua Komisi D DPRD Riau, Bagus Santoso. Selain pembentukan pengurus, pada saat bersamaan juga digelar pelatihan mengenai tugas-tugas dan fungsi KCM.
Ketua KPID Riau Zainul Ikhwan mengatakan bahwa KCM ini dibentuk untuk ikut mengawasi siaran televisi dan radio lokal di daerah, terutama dari segi konten atau isi siaran yang disajikan kepada masyarakat. KCM ini sendiri merupakan kelompok masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi terhadap penyiaran, dimana nanti diharapkan bisa memantau dan mengawasi program siaran, kemudian mencatat dan mengadukan siaran yang melanggar aturan kepada KPID Riau.
Ketua Komisi D DPRD Riau Bagus Santoso yang menjadi pembicara dalam pelatihan tersebut memberikan apresiasi atas dibentuknya KCM Bengkalis ini. Ia berharap KCM ini menjadi komunitas yang cerdas dalam memantau siaran televisi dan radio di daerah ini.
“KPID hanya dibentuk provinsi saja, sementara di kabupaten kota tidak ada. Dengan terbentuknya KCM ini, diharapkan bisa membantu tugas-tugas KPID dalam memantau konten-konten siaran tv dan radio yang sudah luar biasa seronoknya,” ujar Bagus.
Terlebih lagi Bengkalis yang berbatasan dengan negara tetangga Malaysia, bisa dengan mudah menangkap siaran televisi maupun radio negara tersebut, yang secara kualitas siaran maupun peralatan lebih dari TV maupun radio lokal.
“Ini menjadi tantangan KPID Riau bagaimana memperbaiki kualitas siaran maupun peralatan sehingga TV ataupun radio lokal sehingga bisa disukai masyarakat sekaligus menangkal siaran dari luar,” pintanya.***(dik)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
Pergerakan Harga Minyak Sawit Dunia Mengalami Fluktuasi pada Awal Februari 2026
-
Lingkungan
Harimau Sumatera Masuk Permukiman Warga Mempura, Masyarakat Diminta Waspada
-
Ekbis
Produksi Padi Riau Naik 12,7 Persen, Targetkan Ketahanan Pangan Hingga 2029
-
Lingkungan
Riau Dorong Swasembada Pangan Nasional, Petani Milenial Jadi Kunci Modernisasi Pertanian
-
Hukrim
Polisi Kehutanan Gakkum Riau Usut Jaringan Pembunuh Gajah Sumatera di Blok Ukui
-
Sosial
Penataan Pedagang Dumai di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kota Jadi Destinasi Kuliner

