Kabupaten Rokan Hilir Hasilkan Terasi Kualitas Ekspor
Jumat, 25 Juli 2014 09:42 WIB
BAGANSIAPIAPI - Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, dikenal sebagai penghasil terasi kualitas ekspor, bahkan dalam setahun ekspor belacan itu bisa sebanyak enam kali.
Daerah penghasil terasi di antaranya, Bagansiapiapi, Panipahan, Pulau Halang, dan Sinaboi. Terasi kualitas itu diekspor ke negara tetangga Malaysia.
"Eksport belacan tidak tiap bulan. Tapi untuk satu kali keberangkatan bisa mencapai 15 ton dan minimal 10 ton," kata Kepala Cabang Bea dan Cukai (BC) Bagansiapiapi, Agung Saptono, Kamis (24/7) di Bagansiapiapi.
Dikatakan, besar nilai eksport produk perikanan ini tergatung nilai kurs rupaih terhadap ringgit Malaysia.
"Ramadan dan jelang Idul Fitri 1435 H ini eksport produk perikanan, beruba belacan dan ikan tidak ada peningkatan alias stabil. Untuk belacan, biasa eksportir mengumpulkan dulu belacannya, dan setelah cukup di eksport. Itu sebab eksport belacan tidak tiap bulan," katanya.
Selain belacan, terang dia, Rohil juga mengeksport ikan basah dan ikan kering. Sekali eksport, terang dia, juga berkisar antara 10 ton sampai 15 ton. Eksport ikan segar dan ikan kering ini, jelas dia, tiap bulan. Eksport produk perikanan Rohil ini melalui pelabuhan eksport import Dumai dan Belawan, Medan.
"Daerah yang banyak eksport belacan dan ikan adalah Panipahan. Produk belacan dan ikan dari Bagansiapiapi, Pulau Halang dan Sinaboi juga ada," urainya.***(mcr-din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

