• Home
  • Maritim
  • Katrol Kembali Rusak, Bongkar Muatan Kapal Terkendala di Bengkalis

Katrol Kembali Rusak, Bongkar Muatan Kapal Terkendala di Bengkalis

Kamis, 12 Desember 2013 16:41 WIB

BENGKALIS - Jembatan dermaga penyeberangan roro Sungai Pakning, Rabu (11/112/2013) malam kembali mengalami kerusakan pada katrol yang berfungsi untuk menaikkan atau menurunkan jembatan saat air laut pasang, akibat kerusakan tersebut sejumlah kapal yang ingin membongkar muatan menjadi terkendala.

Kabid perhubungan darat Radius akima, Kamis (12/12/2013) membenarkan hal tersebut, untuk perbaikan saat ini sedang diupayakan untuk  mengganti kerusakan yang terjadi pada gigi katrol yang berfungsi untuk mengangkat jembatan dermaga saat air mengalami pasang naik ataupun turun.

'Jadi yang rusak pada gigi katrol, untuk perbaikan sudah dilakukan dan menunggu barang yang akan diganti yang saat ini dalam perjalanan dari luar daerah  menuju sungai pakning,' kata Radius.

Selain itu juga saat ini sedang dilakukan pengerjaan untuk memasang hidrolik pada jembatan tersebut dan diperkirakan pada akhir desember nanti sudah selesai dikerjakan dan sistim yang digunakan nanti untuk menaikan jembatan memakai tenaga hidrolik bukan dynamo lagi.

'Pengerjaan pemasangan hidrolik sedang dilakukan saat ini, kita harapkan seminggu lagi sudah selesai dikerjakan dan bisa langsung berfungsi seperti yang ada dibengkalis,' ungkap radius.

Ditambahkannya juga akibat kerusakan tersebut pelayanan terjadap jasa penyeberangan masih berjalan normal tergantung situasi air laut, apabila normal tidak akan terkendala, namun dikuatirkan apa bila terjadai pasang surut maka hanya beberapa kapal saja yang bisa beroperasi karena jembatan tidak bisa digungsikan.

'Kalau air laut dalam keadaan normal pelayanan terhadap jasa penyeberangan tidak terkendala yang kita kuatirkan nanti apabila terjadi pasang surut atau naik hanya beberapa kapal saja bisa beroperasi karena ramdor kapal banyak yang pendek dan menyulitkan kedaran untuk keluar,' jelasnya lagi.***(andreas/hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Maritim
Komentar