Menko Rizal Ramli Ingin KID Dumai Masuk Green Economic Zone
Jumat, 08 Januari 2016 19:40 WIB
DUMAI - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya RI, Rizal Ramli menginginkan Kawasan Industri Dumai (KID) yang berada di Kecamatan Medang Kampai, masuk kawasan ekonomi hijau atau green economic zone.
Menurutnya, ada empat kawasan industri yang akan dinilainya, selain Kawasan Industri Dumai ada Kawasan Industri di Kalimantan Timur (Kaltim), Kawasan Industri Sei Mangke di Sumatera Utara (Sumut) dan Kawasan Industri di Kalimantan Barat (Kalbar).
"Saya memiliki keinginan membangun kawasan green economic zone di Indonesia, salah satunya KID Dumai. Untuk itu kami melakukan penilaian terhadap empat kawasan industri di Indonesia seperti KID Dumai yang nantinya akan menjadi kawasan ekonomi hijau pertama di dunia," ujar Rizal Ramli, Jumat (8/1/16).
Dijelaskan Rizal Ramli, jika berhasil masuk green economic zone maka akan menjadi yang pertama di dunia. Sebab biasanya yang ada hanya green industry saja. Atas dasar itu KID menjadi salah satu kawasan yang mendapat sorotan pemerintah dijadikan kawasan ekonomi hijau.
"Selain KID Dumai kami juga akan melakukan penilaian di kawasan industri Sei Mangke Medan, Kawasan Industri di Kaltim, dan Kawasan Industri di Kalbar. Nantinya di kawasan ini akan dikembangkan produk turunan dari kelapa sawit atau crude palm oil (CPO)," terangnya.
Selain itu, lanjutnya, akan dikembangkan turunan kelapa sawit menjadi campuran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium agar memiliki nilai tambah. Bahkan produk turun CPO bisa menjadi pengganti bahan bakar pesawat terbang (avtur).
"CPO jika diolah menjadi pengganti avtur saya yakin kualitasnya akan jauh lebih baik dan tidak merusak lingkungan. Oleh karena itu kami harapkan kepada seluruh perusahaan yang berdiri di kawasan industri Dumai untuk bisa meningkatkan dunia usahannya," harapnya.
Melalui kegiatan ini, Rizal Ramli mengakui bahwa fasilitas yang ada di Kawasan Industri Dumai sudah cukup baik. Hasil pantauan di lapangan fasilitas yang ada di KID di Dumai sudah cukup baik. Fasilitasnya lengkap seperti pelabuhan, listrik, water tratmen dan fasilitas lainnya sudah sangat mendukung.
(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
180 PMI Bermasalah Kembali Dipulangkan dari Malaysia Lewat Pelabuhan Dumai
-
Ekbis
Wilmar Peduli, 1.500 Paket Sembako Disalurkan ke Warga Sekitar Industri Dumai-Pelintung
-
Maritim
KSOP Dumai Gelar Bersih Pantai dalam Rangka Peringatan Harhubnas 2024
-
Sosial
Idul Adha 2024, Wilmar Group Dumai Salurkan 14 Ekor Hewan Kurban
-
Ekbis
Aktivitas Bongkar dan Penyimpanan Rokok Gudang Garam di Dumai Resmi dan Legal
-
Traveler
Warga Indonesia Masuk Malaysia Tak Perlu Booster atau Tes Antigen

