• Home
  • Maritim
  • Pelalawan Belajar Bertani Padi ke Negeri Ginseng

Pelalawan Belajar Bertani Padi ke Negeri Ginseng

Selasa, 03 Desember 2013 20:44 WIB

PELALAWAN - Bupati Pelalawan, HM Harris bersama Dinas Pertanian (Distan) akan melakukan kunjungan ke Negeri Ginseng, Korea dalam rangka mempelajari sistem mekanisasi dalam mengolah lahan pertanian khususnya tanaman padi pada Kamis (5/12) mendatang.

Kepala Dinas Pertanian, Syahfalefi, kepada wartawan Selasa (3/12) menjelaskan, keberangkatan ke Korea sudah dijadwal jauh-jauh hari. Rombongan berdiam di Korea selama empat hari mulai Kamis (5/12). 

Pihaknya ingin mempelajari mekanisasi pertanian di Korea untuk diterapkan di Pelalawan khususnya di Kuala Kampar sebagai sentra produksi padi.

Dikatakannya, kunjungan ke negeri ginseng itu bukan pergi dan pulang tanpa hasil. Namun pihaknya sudah menyusun agen dan target yang akan dicapai dari Korea, khususnya dibidang mekanisasi pertanian. Korea dipandang sebagai negara yang sukses mengelola tanaman padi.

“Korea juga dipandang sebagai negara yang sukses mengelola tanaman padi. Dengan lahan yang luas, hasil produksi dapat dioptimalkan menggunakan cara mekanisasi,” ujarnya

Kunjungan ke Korea, lanjut Syahfalefi, melibatkan Kementerian Pertanian. Pasalnya Kementan Indonesia memiliki kerjasama tertulis dengan Deptan Korea, sehingga meneruskan kerjasama itu. 

Untuk memilih lokasi atau daerah mana yang layak dikunjungi oleh Distan Pelalawan ditentukan oleh Deptan RI dan Korea, dengan pertimbangan kesesuaian iklim, kultur lahan, hingga kondisi alam Pelalawan.

“Sebelumnya juga sudah ada kerjasama Indonesia dengan Korea tentang pertanian yakni di Banjar Negera dan itu terbukti berhasil sekarang. Kita ingin mencontoh itu dan mengoptimalkan padi di Kuala Kampar,” tambahnya.

Bupati Pelalawan, HM Harris membenarkan kunjungan tersebut  dan dirinya turut mendampingi rombongan Distan Pelalawan. Mengenai izin keberangkatan dari Kemendagri, Bupati memastikan sudah mengantonginya. (Jhon)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Maritim
Komentar