Warga Tanjung Pisang Minta Pemkab Meranti Bangun Pelabuhan
Senin, 16 Desember 2013 17:33 WIB
SELATPANJANG - Sudah puluhan tahun masyarakat di Desa Tanjung Pisang Kecamatan Tasik Putri Puyu, menderita dan mengeluhkan sulitnya mendapatkan sarana serta akses pelabuhan dalam melakukan aktivitas keberangkatan.
Untuk itu, diharapkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui dinas terkait untuk mewujudkan harapan masyarakat tersebut.
“Sudah puluhan kami sulit melakukan aktivitas keberangkatan. selama ini kalau mau berangkat ke Selatpanjang maupun Bengkalis dan daerah lainnya, kami terpaksa lewat pelabuhan di desa lain (Mengkirau dan Telukbelitung kecamatan Merbau),” keluh Zizamzul, tokoh masyarakat Tanjung Pisang, Ahad (15/12) lalu.
Menurutnya, ini menjadi kebutuhan yang mendesak bagi masyarakat di Tanjung Pisang. Makanya, diminta pemerintah kabupaten betul-betul memperhatikan dan merealisasi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat kami disini.
Zizamzul yang juga selaku Ketua BPD Tanjung Pisang, menyebutkan bahwa melalui ADD (Alokasi Dana Desa), pihak Pemerintah Desa setempat juga mulai membangun bodi jalan (penimbunan dengan alat berat) jalan menuju pelabuhan itu. Hal itu menjadi kesepakatan bersama masyarakat, sehingga keberadaan pelabuhan yang dimaksud agar bisa maksimal.
Disamping pelabuhan, tambahnya, yang perluy diperhatikan juga adalah turap di pelabuhan itu sendiri. Sebab, jika tidak diiringi dengan pembangunan turap jalan, maka percuma saja pelabuhan dan jalan yang akan dibangun tersebut. “Dan menurut kami turap jalan pelabuhan itu juga harus dibangun. Karena bisa jadi, lama kelamaan akan hancur terkikis oleh air pasang laut,” usulnya.
Hal senada juga diakui Kades Tanjung Pisang, Seliyanto. Menurut dia, masyarakat sudah tidak sabar lagi untuk menikmati akses yang baik dalam melakukan aktivitas keberangkatan. Seperti halnya keberadaan pelabuhan sebagai penunjang aktivitas perekonomian masyarakat di desa itu dan sekitarnya.
“Kalau masalah pelabuhan kami, itu dah cukup membuat kami kesulitan. Mau berangkat susah, harus numpang pelabuhan desa lain yang jaraknya puluhan kilometer. Makanya, kami berpikir ini menjadi kebutuhan utama dan mendesak bagi masyarakat,” ungkap Kades.
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Kepulauan Meranti, Ardahni, yang dikonfirmasi melalui sekretaris, Yulizar M, Ahad (15/12) petang lalu, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen membangun pelabuhan yang diharapkan masyarakat tersebut. Hanya saja, jelas dia, pihaknya terlebih dahulu harus mempersiapkan DED (perancangan yang matang), sehingga nantinya pelabuhan itu benar-benar dibangun sesuai harapan.
Sebab, akui Yulizar, Kadishubkominfo berpendapat dan menginginkan pembangunan pelabuhan di Kepulauan Meranti dapat dilakukan secara permanen mulai kerangka hingga lantainya. Sehingga bisa tahan lama dan efisien dimanfaatkan. Jadi, tidak menggunakan pola lama, yang mana bagian atas (lantai dan balok) dibangun dengan menggunakan papan/kayu.
“Karena itulah, kita harapkan masyarakat bisa memahami hal ini. Namun yang jelas, kita akan bangun pelabuhan itu dengan perancangan yang matang. Untuk pelaksanaannya, kita belum bisa memastikan sepenuhnya, mungkin di 2015 nanti,” ucapnya, menyebutkan bahwa Dishub akan meninjau dan mendata pelabuhan tersebut sebelum dibangun nantinya.***(Sawal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

