Dua Anggota Keluarga Gubri Annas Maamun Ikut Ditangkap KPK
Jumat, 26 September 2014 09:27 WIB
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan sembilan orang di sebuah rumah di Perumahan Citra Grand Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (25/9/2014).
Juru bicara KPK Johan Budi mengatakan, dari sembilan orang tersebut, dua di antaranya merupakan keluarga Gubernur Riau Annas Maamun.
"Total yang diamankan sembilan orang. Adalah satu gubernur, ada pengusaha, sopir, ajudan gubernur, dan dua keluarga gubernur," kata Johan, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis malam.
Namun, Johan tidak memastikan hubungan keluarga antara kedua orang tersebut dan Annas. Johan mengatakan, KPK membawa sembilan orang tersebut ke Gedung KPK pukul 19.30 WIB.
Dalam operasi tangkap tangan itu, KPK turut menyita uang miliaran rupiah dan mobil. Hingga kini, KPK masih mendalami kasus yang mendasari operasi tangkap tangan tersebut dalam waktu 1 x 24 jam pemeriksaan.
Penangkapan Gubernur Tak Pengaruhi Pemerintahan di Riau
Pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau diimbau tetap bekerja seperti biasa, meski saat ini Gubernur Riau Annas Maamun ditangkap KPK.
Penegasan itu disampaikan Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Zaini Ismail usai mengikuti apel di halaman Kantor Gubernur Riau.
"Kita pastikan pemerintahan tetap berjalan. Seluruh SKPD kita minta bekerja seperti biasa," Kata Zaini, Jumat (26/9/2014).
Dia mengaku, sempat terkejut dengan penangkapan Gubernur Riau. Dia meminta semua pihak menghormati proses hukum dan menjunjung tinggi praduga tidak bersalah.
"Sampai pagi ini info yang saya dapat status Pak Gubernur masih saksi, kita hormati proses hukumnya saja," ucapnya.
Pagi ini sejumlah pegawai di lingkungan Pemprov Riau tetap menggelar apel pasca ditangkap Gubernur Riau. Namun sebagian besar mereka tidak hadir.***(dok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

