Duel Dua Pejabat Badan Penghubung Bergulir ke Polisi
Sabtu, 07 Maret 2015 22:15 WIB
JAKARTA - Kepala Badan Penghubung Pemprov Riau di Jakarta Burhanuddin alias Boy membenarkan kalau kasus perkelahian antara dua stafnya belum bisa didamaikan.
Bahkan, karena merasa jadi korban tindak kekerasan, Zulfikar, Kepala UPT Anjung Riau di TMII membuat laporan ke Polres Jakarta Barat.
"Ya Pak Zul sudah membuat laporan ke polisi. Kita akan lihat perkembangannya, meskipun tetap akan kita upayakan untuk mendamaikan keduanya," tuturnya kepada wartawan di Mess Pemprov Riau di Jalan Taliraya Jakarta, lokasi terjadinya duel dua aparatur pemerintah tersebut pagi tadi.
Dikatkan Boy, laporan Zulfikar terhadap Kabid Promosi dan Investasi Alfisahri juga sudah ditindaklanjuti polisi. Beberapa personil kepolisian sudah mendatangi tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan bukti dan keterangan.
Sebenarnya, lanjut Boy, kasus tersebut bisa saja selesai dengan perdamaian, jika terjadi pembicaraan antarpihak. Masalanya, justru Alfisahri sebagai terlapor justru sudah kembali ke Pekanbaru.
"Pak Al sudah kembali ke Pekanbaru setelah peristiwa tadi. Padahal, kalau ada dan dilakukan mediasi bersama polisi, bisa didamaikan," sesal Boy.
Dalam kesempatan tersebut, Boy juga kembali membantah kalau perseteruan Zulfikar dan Alfisahri dipicu rumah di belakang Mess Pemprov Riau. Rumah tersebut memang ditempati Zulfikar, tetapi pemicunya bukan masalah tersebut, melainkan seperti ada masalah yang belum tuntas antara keduanya.
"Ini bukan terkait masalah rumah yang ditempati Pak Zul. Juga tak terkait dengan masalah dinas, karena ini hari libur, tetapi sepertinya memang ada masalah antara keduanya. Mungkin masalah saat sama-sama masih bertugas di Pekanbaru, di mana keduanya pernah sama di Satpol PP," tutur Boy.
(mad/rtc)
Bahkan, karena merasa jadi korban tindak kekerasan, Zulfikar, Kepala UPT Anjung Riau di TMII membuat laporan ke Polres Jakarta Barat.
"Ya Pak Zul sudah membuat laporan ke polisi. Kita akan lihat perkembangannya, meskipun tetap akan kita upayakan untuk mendamaikan keduanya," tuturnya kepada wartawan di Mess Pemprov Riau di Jalan Taliraya Jakarta, lokasi terjadinya duel dua aparatur pemerintah tersebut pagi tadi.
Dikatkan Boy, laporan Zulfikar terhadap Kabid Promosi dan Investasi Alfisahri juga sudah ditindaklanjuti polisi. Beberapa personil kepolisian sudah mendatangi tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan bukti dan keterangan.
Sebenarnya, lanjut Boy, kasus tersebut bisa saja selesai dengan perdamaian, jika terjadi pembicaraan antarpihak. Masalanya, justru Alfisahri sebagai terlapor justru sudah kembali ke Pekanbaru.
"Pak Al sudah kembali ke Pekanbaru setelah peristiwa tadi. Padahal, kalau ada dan dilakukan mediasi bersama polisi, bisa didamaikan," sesal Boy.
Dalam kesempatan tersebut, Boy juga kembali membantah kalau perseteruan Zulfikar dan Alfisahri dipicu rumah di belakang Mess Pemprov Riau. Rumah tersebut memang ditempati Zulfikar, tetapi pemicunya bukan masalah tersebut, melainkan seperti ada masalah yang belum tuntas antara keduanya.
"Ini bukan terkait masalah rumah yang ditempati Pak Zul. Juga tak terkait dengan masalah dinas, karena ini hari libur, tetapi sepertinya memang ada masalah antara keduanya. Mungkin masalah saat sama-sama masih bertugas di Pekanbaru, di mana keduanya pernah sama di Satpol PP," tutur Boy.
(mad/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Nasional
Kementan Matangkan Hilirisasi Oleokimia untuk Dongkrak Nilai Ekspor Nasional
-
Lingkungan
Riau Dorong Swasembada Pangan Nasional, Petani Milenial Jadi Kunci Modernisasi Pertanian
-
Ekbis
Bulan K3 Nasional 2026, Strategi Kolaboratif Menuju Indonesia Emas 2045
-
Lingkungan
Hari Menanam Pohon Indonesia 2025: Saatnya Hijaukan Bumi dan Pulihkan Alam
-
Maritim
Tema Hari Perhubungan Nasional Tahun 2025 Adalah Wujudkan Bakti Transportasi untuk Negeri
-
Olahraga
Tema Hari Olahraga Nasional 2025 Adalah Olahraga Satukan Kita

