Idrus Nilai Ada Konspirasi Dibalik Spanduk Jokowi-Setya Novanto
Kamis, 28 Juli 2016 10:21 WIB
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham menilai ada konspirasi dari keberadaan spanduk pencalonan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Setya Novanto sebagai calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2019, di arena rapat pimpinan nasional (Rapimnas).
Idrus mengatakan spanduk itu akan merusak citra partainya dan hubungan dengan lembaga Kepresidenan serta partai politik lainnya.
"Selaku ketua penyelenggara, saya mengumumkan bahwa pemasangan spanduk capres dan cawapres adalah langkah konspirator yang ingin merusak Partai Golkar," ujar Idrus di Balai Sidang Jakarta Convention Centre Senayan, Jakarta, Rabu malam (27/7).
Meski tak ingin menuding terlalu dini, Idrus berkata partainya akan mengusut dalang maupun pihak yang memasang dan menyebar spanduk tersebut.
Sebab, dalam Rapimnas Golkar, kata Idrus, tidak ada agenda pencalonan wakil presiden dan hanya memutuskan dukungan kepada Presiden Joko Widodo untuk maju di Pilpres 2019.
"Ketua umumm menyatakan keberatan, karna Rapimnas ini tidak membahas calon wapres pada Pemilu 2019," ucap Idrus.
Ketua Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong Roem Kono menambahkan, pihaknya akan melaporkan penyebaran spanduk itu kepada Polda Metro Jaya.
Sebab, menurutnya, isi spanduk yang juga memuat wajahnya itu sebagai tindakan pencemaran nama baik pribadi dan organisasi. "Sudah dilaporkan. Sekarang dalam proses pengumpulan bukti-bukti," kata Roem.
Pantauan di arena Rapimnas, beberapa spanduk yang memuat Jokowi dan Setya Novanto sebagai calon presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2019, bertebaran di sejumlah titik.
Spanduk berukuran 6 x 2 meter itu, memuat ucapan selamat dari Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong atas terselenggaranya Rapimnas Golkar untuk memutuskan Joko Widodo dan Setya Novanto sebagai capres dan cawapres Golkar dalam Pilpres 2019.
(cnn/cnn)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
Ini 4 Capres Pilihan Partai Buruh, Mulai dari Ganjar Pranowo hingga Najwa Shihab
-
Politik
Prabowo Subianto Tolok Wacana Duet Anies Baswedan dan Sandiaga Uno
-
Politik
Hasil Survei Indikator, Prabowo Subianto Ungguli Ganjar dan Anies
-
Politik
Bawaslu Bengkalis Uji Petik Sejumlah Data Pemilih 2021
-
Politik
Partai Demokrat Yakin AHY-Anies Harapan Baru Menuju Indonesia Emas
-
Olahraga
Gratis, Yuk Ramaikan Pemilu RUN 2019 KPU Dumai

