• Home
  • Nasional
  • Munas Golkar Jadi Ajang Pertarungan Ical dan Airlangga Hartarto

Munas Golkar Jadi Ajang Pertarungan Ical dan Airlangga Hartarto

Sabtu, 29 November 2014 22:17 WIB
Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso (kedua kiri) bersama Agus Gumiwang (kiri), Zainudin Amali (kedua kanan) dan Airlangga Hartarto menyampaikan pandangan ketika silaturahami 50 tahun Partai Golkar dan menyongsong Munas IX di Jakarta, Kamis (30/10).
JAKARTA : Sekretaris Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo memastikan sampai saat ini hanya dua calon Ketua Umum yang siap bertarung dalam Musyawarah Nasional (Munas) IX Partai Golkar di Westin Hotel Nusa Dua Bali pada Minggu (30/11). Kedua calon tersebut adalah Aburizal Bakrie dan Airlangga Hartarto.

Bambang menjelaskan sebelumnya ada delapan tokoh Golkar yang mencalonkan diri untuk menjadi Ketua Umum. Mereka adalah Aburizal, Airlangga, Agung Laksono, Agus Gumiwang Kartasasmita, Priyo Budi Santoso, M.S. Hidayat, Hajriyanto, dan Zainuddin Amali.

Namun setelah kisruh yang terjadi, Bambang mengatakan hanya Aburizal dan Airlangga yang akan bertarung memperebutkan kursi Golkar 1 melalui Munas tersebut. "Kandidat yang siap bertarung di Bali adalah ARB dan Airlangga. Kami masih menunggu keberanian Priyo, Agung dan lain-lainnya untuk ikut bertarung di Bali," kata Bambang kepada CNN Indonesia, Sabtu (29/11).

Bambang memastikan Munas IX akan tetap digelar esok hari di Bali. Menurutnya, penyelenggaraan Munas IX ini bukanlah keputusan pribadi Aburizal, melainkan dari hasil Rapat Pimpinan Nasional yang diselenggarakan di Yogyakarta pada 15 November lalu.

"Jadwal Munas yang ditetapkan 30 November itu bukan keputusan pribadi-pribadi baik Agung maupun ARB. Tapi keputusan Rapimnas yang diputusan secara bulat oleh 34 Ketua DPD I seluruh Indonesia dan 10 organisasi yang mendirikan dan didirikan. Jadi Munas Bali akan jalan terus dengan atau tidak adanya islah," ujar Bambang.
(gen/cnn)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Nasional
Komentar