Putri Soekarno Sebut Jokowi Kurnag Populer

Minggu, 19 April 2015 17:20 WIB
JAKARTA - Mendapat jabatan Presiden RI, tidak menjamin bahwa orang tersebut akan dikenal publik, apalagi di kancah internasional seperti Presiden RI pertama, Soekarno.

Hal inilah yang dialami oleh Joko Widodo (Jokowi) kala melakukan pemantauan kesiapan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 di Kota Bandung, Jawa Barat belum lama ini.

Padahal, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sudah menjadi orang nomor wahid di republik ini. Namun, tak dipungkiri masih ada saja warga negara asing yang tidak mengenal Jokowi sebagai presiden.

Menanggapi hal tersebut, putri mantan Presiden RI pertama, Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri mengatakan, Jokowi memang kurang populer saat menjadi pemimpin bangsa. Bahkan kata Rachmawati, Jokowi tidak akan bisa menandingi kepopuleran sosok Bung Karno.

"Kalau secara objektif saya lihat Jokowi memang tidak dikenal ya di dunia, beda seperti Bapak Soekarno," ujar Rachmawati seperti dikutip dari Okezone, Minggu (19/4/2015).

Bahkan, ungkap wanita yang rencananya akan menduduki jabatan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra tersebut, Jokowi sampai kapanpun tidak akan bisa menjadi terkenal seperti Soekarno, kalau tidak memiliki gagasan dan desain untuk membuat Indonesia semakin lebih baik.

Sebab diungkapkannya, saat ini Indonesia di bawah kepepimpinan pria asli Surakarta, Jawa Tengah tersebut, tidak semakin menjadi lebih baik.

"Kalau ingin menandingi Soekarno Jokowi harus punya masterpiece (karya agung atau pencapaian besar-red) di Indonesia, bukan prokapitalis, dan harus punya desain yang berbeda untuk Indonesia," tegasnya.

Dia menuding, Jokowi kerap bersikap tidak tegas kepada bangsa asing dan cenderung mudah dihasut. Sehingga, karena alasan itulah membuat mantan Wali Kota Solo itu kalah populer ketimbang Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

"Gampang sekali terhasut oleh asing ya, dan tidak mungkin jadi tokoh sekaliber dunia, karena Jokowi itu sosok karbitan dari dulu," tegasnya.

Sebelumnya, kejadian unik dan menghebohkan terjadi di dunia maya, ketika seorang bule Jerman salah mengira bahwa Presiden Indonesia adalah Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, bukan Jokowi.

Komentar itu sendiri keluar terkait sebuah gambar yang menampilkan kedua tokoh itu saat mengunjungi lokasi perhelatan Konferensi Asia Afrika (KAA) yang rencananya bakal dibuka hari ini serta digelar di dua kota, yakni Jakarta dan Bandung. 

(rdk/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Jokowi
Komentar